Categories: SENTANI

Masih Banyak Warga Tak Hiraukan Imbauan Pemerintah

Petugas gabungan TNI/ Polri dan pemerintah daerah saat melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di Jalan Kemiri Sentani, Kamis (14/5). (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon mengatakan, dari hasil pemantauan dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di Kabupaten Jayapura diluar waktu yang sudah ditentukan pemerintah, ternyata masih ditemukan banyak warga yang tidak patuh terhadap peraturan pemerintah mengenai pembatasan untuk tidak lagi beraktivitas di atas pukul. 14.00 WIT.

” Memang kalau dilihat dari hasil pengawasan tim, masih banyak masyarakat yang belum mematuhi aturan pemerintah terkait pembatasan waktu beraktivitas,” kata Viktor Mackbon kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (14/5).

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura supaya mengindahkan anjuran yang disampaikan pemerintah terkait dengan upaya pencegahan dan pembatasan  penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura.

“Kami terus meminta masyarakat supaya tetap memperhatikan imbauan dan aturan pemerintah terkait upaya pembatasan penyebaran Covid-19 ini,” katanya.

Dia mengatakan, sejak adanya penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Jayapura yang dimulai dari wilayah Kota Sentani. Pihaknya melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 Kabupaten Jayapura terus melakukan  imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak dan tidak beraktivitas di luar batas waktu yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

“Kami tentunya terus melakukan imbauan kepada masyarakat supaya tidak perlu keluar rumah kalau memang tidak ada kebutuhan atau urusan yang mendesak,” ungkapnya.

Dia mengakui, tim pengawasan yang tergabung dalam gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura rutin  melakukan patroli di jalanan untuk memastikan tidak adanya warga yang berkeliaran atau beraktivitas di luar batas waktu yang sudah ditentukan pemerintah.

“Memang kita hanya menggunakan pendekatan persuasif. Bagi mereka yang melanggar yang dipanggil dan diberi pemahaman. Tapi kalau ada orang yang sama yang masih melanggar tentu akan kami beri peringatan tegas,”tambahnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Ingatkan Pemutaran Film Pesta Babi Harus Sesuai Aturan

Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…

51 minutes ago

Bebas PMK, Sapi di Papua Dibayangi Brucellosis

Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…

2 hours ago

Diyakini Bisa Mempertegas Peran OAP Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…

3 hours ago

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Prioritaskan Ibadah Wajib

"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…

3 hours ago

Kampung Yahim Terima Dana Kampung Tahap I Sebesar Rp111 Juta

Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…

4 hours ago

Festival Colo Sagu Kembali Hadir

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenkumham Papua tersebut menjadi wadah sinkronisasi teknis antara…

4 hours ago