Categories: SENTANI

Tak Kunjung Dibuka, Tenaga Medis Puskesmas Komba Digeser ke Puskesmas Sentani

SENTANI -Sampai saat ini palang   Puskesmas Komba, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura belum juga dibuka. Hal ini tentu menjadi keluhan masyarakat setempat yang ingin memeriksakan kesehatan atau berobat. Hal ini juga menjadi perhatian serius Pemkab Jayapura melalui Dinas Kesehatan karena Dinkes adalah OPD teknis yang mengelola Puskesmas tersebut.

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang, palang Puskesmas Komba sampai saat ini belum di buka, sehingga pelayanan kesehatan bagi warga yang tinggal di sekitaran Puskesmas Komba sementara  dialihkan ke Puskesmas Sentani di Daerah Kemiri.

“Pemkab Jayapura  melalui Dinas Pertanahan Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura sudah berupaya bagaimana pelayanan publik di Puskemas Komba bisa berjalan. Namun dari pihak kelompok masyarakat di sana yang melakukan pemalangan ada yang belum puas, mereka masih melakukan  aksi pemalangan sampai saat ini,”ucapnya, Rabu (13/3)kemarin.

Edward menjelaskan, sambil menunggu Dinas DP2KP dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat yang tidak puas dengan melakukan aksi pemalangan untuk mencari solusi, maka saat ini petugas kesehatan di Puskesmas Komba sudah digeser  untuk membantu di Puskesmas Sentani yang ada di Daerah Kemiri  guna membantu pelayanan di dalam gedung, ruang UGD, rawat jalan dan lainnya sehingga tenaga medis di sana ada kurang lebih ada 20 orang yang melakukan pelayanan kesehatan.

Sedangkan pelayanan yang diberikan kepada warga di Sekitaran Puskesmas Komba juga ada dengan dilakukan secara mobile ada juga pelayanan untuk Balita yakni Posyandu. Ada juga Posbindu, pelayanan kesehatan untuk Lansia, ada petugas Surveylance penyakit dan lainnya masih tetap jalan sesuai jadwal.

“Untuk logistik dan obat- obatan yang masih ada di dalam Puskemas Komba, sebagian sudah kami geser dan ambil mana saja yang harus dikeluarkan,  supaya tidak rusak dan tidak kadaluarsa, termasuk alat-alat  kesehatan  juga diamankan. Kita sudah beberapa kali masuk dan diberikan izin oleh masyarakat maupun kepala kampung,”ungkapnya.

Edward berharap, penyelidikan terkait ganti rugi tanah di Puskesmas Komba bisa segera diselesaikan dengan baik dan diharapkan masyarakat yang  melakukan pemalangan dan Dinas P2KP Kabupaten Jayapura bisa melakukan pertemuan dan mengambil langkah yang baik untuk menghasilkan keputusan bersama supaya palang cepat dibuka dan operasional Puskemas bisa kembali berjalan.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

2 days ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

2 days ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

2 days ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

2 days ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

2 days ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

2 days ago