

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni saat menerima noken dari salah satu perwakilan tokoh adat di Hotel Sentani, dengan pembahasan dukungan PSU di Provinsi Papua, Rabu (9/7).(foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Usai dilantik pada Senin (7/7), Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni langsung kembali ke Papua mengawali masa tugasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Papua langsung bertemu dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP) serta Tokoh Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura, guna meminta restu atas kepemimpinannya di Tanah Papua.
Ketua FKUB sekaligus Pimpinan PGGP Papua Pdt. Lipius Biniluk menjelaskan, pihaknya beserta semua tokoh agama, perwakilan agama Islam, Hindu dan Budha mendukung penuh kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur, khususnya dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua.
“Harapan kami dengan hadirnya Pj. Gubernur Papua, dapat menjaga keamanan, dan kedamaian di Papua, khususnya dalam pelaksanaan PSU harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (9/7).
Terkait dengan PSU, Lipius akui pihaknya siap mendukung suksesnya pelaksanaan PSU, terutama melalui doa agar pelaksanaan PSU sesuai dengan kehendak Tuhan.
Sementara itu, Mewakili Tokoh Adat Kabupaten Jayapura, Orgenes Kawai menjelaskan, hadirnya Pj. Gubernur Papua, diharapkan masyarakat Papua bisa merasakan kesejahteraan.
“Kami menyambut baik, dan sangat mendukung Pj. Gubernur Papua dan siap mendukung suksesnya PSU di Provinsi Papua,” tambahnya.
Sementara itu,ditempat yang sama Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni menjelaskan, bertemu langsung dengan tokoh agama dan masyarakat, karena kedua elemen inilah yang menjadi kekuatan masyarakat.
“Saya kembali ke Papua, merupakan pulang ke rumah lama, selain bertemu dengan tokoh agama dan adat yang merupakan elemen inilah yang menjadi kekuatan masyarakat, ” jelasnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…