

Polsek Depapre berhasil memfasilitasi atau memediasi dengan sukses dalam penyelesaian konflik pengrusakan rumah antara dua belah pihak yang berlangsung di Aula Mapolsek, Depapre Polres Jayapura, Kamis (6/6). (foto:Humas Polres Jayapura for Cepos)
SENTANI – Polsek Depapre berhasil memfasilitasi atau memediasi penyelesaian konflik pengrusakan rumah antara dua belah pihak yang berlangsung di Aula Mapolsek Depapre, Polres Jayapura, Kamis, (6/6).
Kedua belah pihak masing – masing diwakili oleh Gustaf R. Toto sebagai pelapor dan Adrianus Nari sebagai terlapor berkumpul di ruang pertemuan Polsek Depapre, untuk mencari solusi atas masalah pengrusakan rumah yang telah terjadi.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Depapre Ipda Thomas M. Koimera mengatakan, dalam mediasi yang tengahi oleh Bhabinkamtibmas Aipda Arnold Nasendi, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan permohonan maaf.
Gustaf R. Toto sebagai pelapor menyoroti pengrusakan rumah yang dilakukan oleh Adrianus Nari, sementara Adrianus Nari mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas tindakannya.
“Setelah mendengar pendapat dari kedua belah pihak, mediasi mencapai kesepakatan untuk berdamai dan membuat surat pernyataan atau kesepakatan bersama. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah dengan damai dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan,”jelasnya.
Lanjut Kapolsek, keberhasilan mediasi ini menunjukkan pentingnya pendekatan dialogis dalam penyelesaian konflik di masyarakat, serta peran aktif kepolisian khususnya Polsek Depapre dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…