Categories: SENTANI

Pemkab Akan Percepat Penetapan APBD Induk 2023

SENTANI- Bupati Jayapura Matius Awoitauw dan wakil bupati Jayapura Giri Wijayantoro saat ini sudah memasuki tahun terakhir kepemimpinannya sebagai bupati dan wakil bupati Jayapura, periode 2017-2022.

Karena itu, masa transisi pemerintahan Kabupaten Jayapura setelah 2022 menuju 2024 akan dikendalikan oleh karateker alias penjabat bupati.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengungkapkan, pihaknya akan mempercepat proses pembahasan rancangan APBD Induk 2023.  Supaya siapapun karateker yang akan memimpin Kabupaten Jayapura selama hampir 2 tahun ke depan hingga 2024 itu tetap mengacu pada APBD induk yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah definitif.

“Selanjutnya untuk perjalanan ke depan Pemerintah Kabupaten Jayapura juga akan memberikan perhatian meskipun dalam 2 tahun ke depan ini akan dipimpin oleh kartaker,  karena tidak ada pemerintahan yang definitif.  Tetapi kami sudah mempersiapkan bagaimana proses-proses perjalanan pemerintahan ini akan berlangsung.  Apalagi dari Koni provinsi tadi menyampaikan kita akan menghadapi event-event yang besar,  sehingga kebijakan pemerintah daerah mempertimbangkan bahwa APBD 2023 akan lebih cepat ditetapkan di tahun ini,” kata Mathius Awoitauw di Hotel Horex Sentani, Senin (8/8).

Dikatakan, kemungkinan pihaknya bersama legislatif akan menetapkan APBD induk 2023 itu di bulan Oktober tahun ini. “Mungkin di bulan Oktober kita akan menetapkan itu,  supaya karateker yang berjalan itu menjalankan program kegiatan yang sudah kita sepakati,” kata Mathius.

Karena menurutnya ada sejumlah program besar yang akan diagendakan ke depan sehingga ini juga perlu dukungan biaya maupun anggaran melalui kebijakan dari kepala daerah.

“Termasuk untuk event-event yang besar itu.  Karena itu kewenangan kepala daerah definitif, PLT akan melakukan apa yang sudah ditetapkan untuk perjalanan itu.  Kita juga berharap hal-hal ini bisa menjadi perhatian kita untuk terus menjaga keberlangsungan dan prestasi-prestasi yang besar yang kita capai,” pungkasnya. (roy/wen)

newsportal

Recent Posts

Tukang Bakso Keliling Ditikam OTK di Kampung Karujaya, Pelaku Langsung Kabur

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., mengatakan pihaknya…

14 minutes ago

Polres Keerom Kembali Musnahkan Ganja

Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…

1 hour ago

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

2 hours ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

3 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

4 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

5 hours ago