Categories: SENTANI

Bentrokan di Kampung Puay, Dua Rumah Warga Dibakar

Satu Orang Diamankan untuk Dimintai Keterangan 

SENTANI-Dua kelompok warga di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur terlibat bentrokan usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras), akibatnya dua rumah hangus dibakar.

“Awalnya pesta Miras beberapa pemuda kemudian terjadi perkelahian,” kata Kapolresta Jayapura AKBP Victor Mackbon dalam release yang diterima wartawan, Rabu (8/7).

Kondisi salah satu rumah warga yang dibakar akibat bentrokan di Kampung Puay, Selasa (7/7). ( FOTO: Dok polisi)

Perkelahian tersebut melibatkan SI, AO dan EL yang terjadi Senin (6/7) malam, kemudian di pagi harinya, Selasa (7/7), bentrok kembali  terjadi yang berujung pada dibakarnya dua rumah di Kampung Puay. Peristiwa pembakaran 2 unit rumah itu dilakukan setelah EL melapor ke keluarganya yang berada di Kampung Ayapo dan mendatangi Kampung Puay, Distrik Sentani Timur dan langsung membakar rumah tersebut.

“Awalnya dari perkelahian, di mana ada yang menderita  luka – luka, ternyata ada yang tidak puas dan melapor ke keluarganya yang ada di Kampung Ayapo dan keluarganya marah sehingga melakukan pengrusakan serta dua rumah  dibakar,” jelasnya.

Lanjut Victor,  peristiwa tersebut berhasil dikendalikan oleh pihak kepolisian Polres Jayapura yang dibackup oleh Brimob dengan bertindak cepat mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung mengamankan lokasi serta membantu masyarakat memadamkan api.

“Titik api juga berhasil dipadamkan, kemudian kita lakukan pengamanan terhadap para pihak yang melakukan pembakaran, ada salah seorang yang kami amankan untuk dimintai keterangan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, mengantisipasi agar peristiwa itu tidak meluas, jajaran kepolisian dari Polres Jayapura langsung berkoordinasi dengan kepala kampung dan ondoafi untuk membicarakan masalah tersebut.

“Situasi sudah kondusif, kami telah melakukan pengamanan dari Polsek maupun Polres, kita sering sampaikan tidak bisa permasalahan seperti itu diselesaikan dengan kekerasan, karena ini kan  oknum saja, jangan sampai yang lain dirugikan,”ujarnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago