Sementara itu, Khotib Ustal Ali Imron dari anggota TNI Rindam XVIII/ Cenderawasih menjelaskan, Hakikat menyembelih atau memotong hewan kurban, Memotong sifat-sifat hewani seperti sifat-sifat kejelekan dalam kehidupan manusia.
“Sifat-sifat kejelekan kita harus dipangkas dan dibinasakan, seperti Nabi Ibrahim tidak diperintahkan jadi pembunuh, karena pada hakikatnya semua adalah pemilik Allah SWT, kita semua merupakan Nabi Ibrahim yang memiliki Ismail -Ismail yang harus dikorbankan seperti jabatan, kekayaan dan sebagainya,” jelasnya.
Sementara terkait dengan penyerahan hewan kurban yang dilakukan di Masjid Al- Aqsha Sentani yang dilakukan pada Kamis (5/6) kemarin oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Bupati Jayapura Yunus Wonda, menjelaskan, terkait dengan penyerahan hewan kurban oleh Presiden RI, pihaknya telah menyerahkan satu ekor sapi langsung di Masjid Al- Aqsha Sentani.
“Sapi presiden itu kami serahkan kepada Masjid Al-Aqsha Sentani, sementara untuk Pemerintah Kabupaten Jayapura sendiri, kami memberikan 11 ekor sapi yang disumbangkan kepada 11 masjid yang ada di Kabupaten Jayapura salah satunya Masjid Al-Aqsha,” katanya .(ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…