Categories: SENTANI

Kasus Kriminal di Polres Jayapura Didominasi Curanmor

SENTANI- Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, secara umum kondisi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Jayapura sejauh ini  terpantau aman. Untuk kasus kriminal yang paling menonjol terjadi di enam bulan terakhir ini didominasi pencurian sepeda motor.

“Sejauh ini yang masih mendominasi kasus kriminal yang terjadi di Kabupaten Jayapura adalah itu kasus curanmor dan pencurian biasa,” kata AKBP Fredrickus Maclarimboen, Kamis (6/10).

Dia mengatakan, pencurian biasa yang dimaksud seperti pencurian barang-barang berharga lainnya misalnya handphone. Biasanya untuk kasus-kasus seperti ini terjadi di jam-jam sibuk dan disebabkan faktor kelalaian dari pemilik barang.

Oleh karena itu pihaknya berharap masyarakat tetap mewaspadai terjadinya tindakan kriminal di sekitar tempat tinggalnya. “Ibaratnya kita juga harus bisa mengontrol atau mengawasi barang-barang pribadi kita,  kita harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu untuk kasus pencurian sepeda motor memang sampai saat ini masih mendominasi kasus kriminal yang dilaporkan di Polres Jayapura. Bisa jadi faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu, sehingga kasus pencurian sepeda motor semakin marak.

Bahkan pencurian sepeda motor ini tidak saja terjadi di dalam satu kabupaten,  tetapi sudah lintas kabupaten maupun kota.

“Misalnya beberapa kali kita temukan barang bukti di sini,  ternyata itu hasil kejahatan di Kabupaten Keerom.  Kemudian kalau dari Keerom sama Polresta ungkap bisa jadi barang buktinya dari sini. Kemarin juga kita baru ambil dua barang bukti yang diungkap dari teman-teman Polresta dan Keerom,”bebernya.

Meski begitu pihaknya masih melakukan upaya untuk menekan terjadinya kasus-kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura. Terutama terkait dengan pencurian yang semakin marak belakangan ini. Misalnya dengan melakukan patroli yang belakangan ini terus ditingkatkan lagi oleh jajaran Polres Jayapura.

“Kami juga mengimbau masyarakat di setiap pemukiman paling tidak harus ada pos kamling. Ada beberapa perumahan yang sudah melaksanakan itu dan hasilnya cukup baik,”pungkasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Hanya Tersisa Dua Guru, SD Kampung Wumuka Terancam Gagal Ujian

Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…

7 minutes ago

Ke Depan, Pengelolaan Dana Otsus Diserahkan ke Masyarakat!

Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…

1 hour ago

Tolikara Bergerak Untuk Iman, Pemkab Tolikara All Out Sukseskan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…

2 hours ago

Gubernur Ajak Warga Kampung Kaniskobat Dukung Program Pembangunan

Selain itu, Apolo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dan turut serta dalam pembangunan…

3 hours ago

FLS3N dan O2SN Ajang Melatih Anak Bangun Sportifitas dan Kerja Keras

‘’Sebuah prestasi tidak dihasilkan secara instan tapi lewat kerja keras, berjenjang dan penuh disiplin. FLS3N…

4 hours ago

Senggolan Waktu Joget, Prajurit TNI AD Tewas Ditembak

Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB.…

5 hours ago