“Kalau air naik begini, masyarakat lebih banyak tinggal di rumah untuk mengamankan barang, jadi penumpang berkurang,” katanya.
Ia menyebutkan, pendapatannya kini turun drastis dari sekitar Rp600 ribu per hari menjadi hanya sekitar Rp100 ribu per hari.
Marthen berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi masyarakat di sekitar Danau Sentani, termasuk turun langsung ke lapangan untuk melihat dampak yang dirasakan warga. “Kami berharap pemerintah bisa bantu dan melihat langsung kondisi kami di danau,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…