Categories: SENTANI

Mahasiswa STAKPN Palang Kampus

SENTANI-Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani, melakukan aksi pemalangan kampus dan demo damai di depan pintu masuk kampus tersebut Senin, (7/3), pagi.

Aksi ini mulai berlangsung sekira pukul 08.00 WIT. Aksi dilatarbelakangi dugaan pimpinan kampus itu, atas nama Fredrik Warwer melakukan korupsi dana pendidikan di kampus tersebut.

Untuk diketahui dalam aksi tersebut mahasiswa membawa dua baliho besar yang bertuliskan, meminta pihak aparat penegak hukum untuk menangkap Fredrik Wawer karena terindikasi melakukan korupsi dana Kampus STAKPN Sentani.

“Kami mahasiswa meminta kepada KPK, polisi dan Kejaksaan Tinggi Papua untuk segera menangkap Bapak Fredrik Wawer karena terindikasi kasus korupsi dana Kampus STAKPN Sentani,” demikian bunyi salah satu baliho itu.

Ada juga baliho lain juga tertulis ” penilaian pemerintah Republik Indonesia atas Papua adalah abolisi, grasi dan amnesti. Maka kepada Menteri Agama Republik Indonesia pejabat negara yang dilantik itu (ketua STAKPN Sentani), telah melanggar hak asasi manusia.

Maka dari itu kami mahasiswa mendesak kepada Menteri Agama RI segera cabut SK pelantikan, Bapak Fredrik Wawer sebagai ketua. Apabila menteri agama tidak mendengar aspirasi kami, maka kami mahasiswa palang kampus pada hari ini tanggal 7 sampai adanya jawaban. “Dosen memang mendidik kami,mengakar kami, tapi dosen juga jangan tipu kami,” ujar salah satu peserta aksi.

Hingga berita ini ditulis, aksi tersebut masih berlanjut. Media ini belum berhasil mengkonfirmasi dari pihak kampus. (roy)

newsportal

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

2 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

3 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

5 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

6 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

7 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

9 hours ago