Categories: SENTANI

Bangun Kantor Bupati Karena Ada Kerinduan dari Masyarakat

SENTANI- Anggota Komisi  DPRD Jayapura, Matheus Lewerisa mengatakan, keberadaan Kantor Bupati sementara Grime Nawa yang dibangun oleh sejumlah anggota masyarakat di wilayah Distrik Namblong, sebenarnya sebuah ungkapan kerinduan besar dari masyarakat setempat akan hadirnya Daerah Otonomi Baru 9DOB) Kabupaten Grime Nawa yang defenitif.

“Itu respon masyarakat, mungkin mereka sudah terlalu lama menunggu. Akhirnya membangun kantor seperti itu untuk mencari perhatian dari pemerintah. Itu menurut saya,” kata Lewerisa saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos di Kantor DPRD Jayapura, Kamis, (5/8) kemarin.

Namun terlepas dari respon masyarakat, dia urusan pembentukan kantor dan perangkatnya terkait dengan daerah otonomi baru itu sebenarnya urusan pemerintah.

“Saya pikir itu urusan pemerintahan ya, kalau kami di DPRD, ini tetap konsisten dengan apa yang dijalankan. Saya pikir sudah tuntaslah tinggal sekarang pusat yang punya kewenangan,”katanya.

Dia mengatakan, terkait dengan wacana pembentukan daerah otonomi baru ini ada berbagai respon yang ditunjukkan oleh masyarakat yang ada di wilayah Grime Nawa.  Namun terlepas dari apapun respon masyarakat yang menjadi penentu terakhir adalah pemerintah pusat.

Ditanya tanggapannya mengenai layak dan tidaknya Grime Nawa  dimekarkan jadi kabupaten baru, menurutnya hal itu sudah terjawab dalam kajian akademisi yang dilakukan oleh pihak yang berkompeten, dimulai pada saat pertama kali wacana atau usulan pemekaran daerah otonomi baru Grime Nawa.

“Soal layak dan tidak layak itu kan sudah ada tim yang bekerja untuk itu,” tandasnya.

Dia menambahkan, upaya untuk memekarkan Kabupaten Grime Nawa ini sebenarnya perjuangan panjang yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura dan juga masyarakat. Bahkan itu sudah diperjuangkan dari jaman bupati sebelumnya. Namun sebagai masyarakat yang tinggal di Lembah Grime, pihaknya berharap agar wacana tersebut tidak sekadar  wacana, namun bisa diwujudkan oleh pemerintah pusat.

“Kami yang ada di wilayah sana juga merasa tidak terlalu diperhatikan oleh pemerintah sekarang dari sisi pembangunan,”tegasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Kapolres Jayapura Bantah Penyerangan Dilakukan Oleh OPM

Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…

2 hours ago

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

2 days ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

2 days ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

2 days ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

3 days ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

3 days ago