Categories: SENTANI

Sangat Disayangkan, FDS Tidak Masuk Agenda KEN 2024

SENTANI– Festival Danau Sentani (FDS) di Kabupaten Jayapura yang dulunya masuk dalam agenda Jadwal Kalender Kharisma Event Nasional (KEN), di tahun 2024 ini Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mencoret FDS dalam kalender KEN 2024 yang diakibatkan karena tahun 2022 pelaksanaannya tidak sesuai dengan kalender KEN.

Yang seharusnya dilaksanakan di Bulan Juni namun diundur ke bulan Oktober, digabungkan dengan kegiatan Konferensi Masyarakat Adat Nasional (KMAN) di Kabupaten Jayapura.

Terkait tidak masuknya FDS di jadwal kalender KEN tahun ini, menurut Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura,  Jhon Wicklif Tegai mengaku, memang FDS tidak masuk tahun ini dalam KEN setelah dilakukan peluncuran Karisma Event Nusantara (KEN) 2024  pada Sabtu (27/1/2024) di Taman Mini Indonesia Indah, bertajuk “Budaya Indonesia Panggung Dunia”.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif resmi meluncurkan 110 event yang masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024. Dari 110 event tersebut, terdapat 6 event yang akan digelar di Tanah Papua. Keenam event itu adalah Numbay Creative Festival (Papua), Timika Inside Festival of Art (Papua Tengah), Festival Budaya Lembah Baliem (Papua Pegunungan), Festival Asmat Pokman (Papua Selatan), Festival Roon Wondama (Papua Barat) dan Festival Pesona Raja Ampat (Papua Barat Daya).”Festival Danau Sentani (FDS) yang selama ini digelar di Danau Sentani tidak masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara 2024,”ucapnya, Sabtu (3/2).

Dijelaskan, kenapa FDS tidak masuk dalam jadwaL Kalender KEN, hal ini diduga karena pergeseran waktu pelaksanaan FDS dari bulan Juni ke Oktober pada tahun 2022.

“Tahun 2022 lalu ada Konferensi Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) sehingga kebijakan dari pimpinan daerah untuk memindahkan waktu FDS dari bulan Juni ke Oktober. Akibatnya Kemenparekraf menilai kita tidak komitmen untuk menyelenggarakan FDS sehingga dikeluarkan dari KEN 2024,” ujarnya.

Ditambahkan, kualitas sebuah event bergantung pada konsistensi waktu dan tempat pelaksanaan. Jika diubah maka Kemenparekraf akan mencoret event tersebut.

“Kualitas event itu bergantung pada konsistensi waktu dan tempat karena Kemenparekraf itu masukan KEN dalam kalender event untuk dijual keluar negeri sehingga wisatawan luar negeri tahu bahwa ada pelaksanaan FDS di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, kalau sering berubah waktunya, maka sudah pasti dicoret,”tandasnya.(dil/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Masyarakat Adat Harus Diajak Duduk Bersama

Seorang tokoh asal Distrik Okaba Yoseph Yanawo Yolmen yang juga saat ini menjabat sebagai Kepala…

20 hours ago

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

2 days ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

2 days ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

2 days ago

Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…

2 days ago

Soroti Menu MBG, Gubernur: Ikan Harus Jadi Prioritas!

Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…

2 days ago