Categories: SENTANI

DAS Sentani Tolak Rapat Dengar Pendapat di Wilayah Adat Tabi

Pada ondofolo yang tergabung dalam DAS Sentani saat menyatakan penolakan terhadap RDP yang akan dilakukan MRP di Wilayah Tanah Tabi, Sentani (4/11). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Dewan Adat Suku  (DAS) Sentani sepakat menolak dengan tegas  rencana Majelis Rakyat Papua (MRP) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di wilayah adat Tabi.

“Kami DAS Sentani mewakili seluruh dewan adat di tanah Tabi, menolak rencana MRP  yang akan melaksanakan RDP antara Provinsi Papua dan Papua Barat di Tanah Tabi,” kata Wakil Ketua DAS Sentani, Orgenes Kawai kepada wartawan di Sentani, Rabu (4/11).

Orgenes menyampaikan alasan pihaknya mengapa RDP antara Provinsi Papua dan Papua Barat terkait pelaksanaan Otsus Papua itu dilarang untuk dilaksanakan di tanah adat Tabi.

Pertama tanah Tabi adalah tanah damai  sehingga pihaknya tidak membiarkan adanya kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan orang Papua untuk dilaksanakan di wilayah tanah Tabi. Oleh karena itu, pihak penyelenggara diwajibkan mencari tempat lain untuk pelaksanaan RDP antara provinsi tersebut.

Sehubungan dengan itu, kata dia, RDP terkait Otsus ini sebenarnya sudah dijadwalkan untuk dilaksanakan di masing-masing wilayah sesuai dengan dewan adat masing-masing. Seperti halnya di Sentani akan dilaksanakan RDP wilayah Tabi yang akan diselenggarakan di Hotel Suny Garden Lake.

Sementara itu, Anggota MRP Tabi utusan Keerom, Herman Yoku menegaskan, pihaknya juga menolak dengan keras penyelenggaraan kegiatan di atas tanah Tabi  yang tentunya mengarah kepada gangguan Kamtibmas di wilayah adat Tabi.

“Saya hanya mau tegaskan lagi. Saya tidak ingin lagi terjadi sesuatu di atas tanah kelahiran saya. Karena tanah Tabi ada untuk menciptakan kedamaian bagi semua orang di atas tanah ini.

bagi siapapun yang melaksanakan sesuatu harus menghormati seluruh tatanan pemegang adat atau pemangku adat di atas tanah adat ini,” tegasnya.

Jack Awoitauw yang juga sebagai ondofolo Kampung Puay, meminta aparat keamanan untuk memberikan sangsi tegas kepada masyarakat yang berusaha mengganggu Kambtibmas di wilayah adat Tabi.

“Kami minta kepada seluruh aparat agar memberikan tindakan tegas kepada siapa saja yang berusaha untuk mengganggu Kamtibmas di atas wilayah adat kami,” ujarnya menambahkan.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Pemkot Tarik 24 Mahasiswa UGM dari Lokasi KKN di Muara Tami

  Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…

42 minutes ago

Pemkot Serahkan Bantuan Peralatan Pengolahan Ikan

  Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…

2 hours ago

Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Polda Papua Edukasi Siswa SMPN 1 Sentani

Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…

3 hours ago

Penataan Pasar Harus Libatkan Lintas OPD

  Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…

4 hours ago

Miliki Cita Rasa Khas, Pengembangan Kopi Papua Diminta Diperkuat

   Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…

5 hours ago

Optimalisasi Retribusi untuk Perkuat Kemandirian Anggaran

  Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…

6 hours ago