Categories: SENTANI

Sejumlah Oknum Kontraktor ‘Lari’ dari Tanggung Jawab

Terkait Pembangunan Rumah Korban Bencana Banjir Tahun 2019

SENTANI-Salah satu warga yang juga sebagai penerima manfaat pembangunan rumah rekonstruksi pasca bencana di Kabupaten Jayapura, Nelvis Manobi, menyoroti   ulah sejumlah oknum kontraktor lokal yang sudah dipercayakan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura mengerjakan rumah warga yang terkena dampak  bencana banjir bandang  Maret 2019 lalu, namun  sampai saat ini masih lari dari tanggung jawab alias tidak melaksanakan pekerjaan fisik di lapangan sesuai dengan kontrak yang sudah di sepakati.  Padahal ada sebagian oknum kontraktor ini sudah menerima dana dari pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Saya menyoroti hasil kerja saudara-saudara kami yang berprofesi sebagai kontraktor.   Dia bekerja menggunakan dana bantuan bencana, membangun rumah bagi korban bencana. Kami juga mengapresiasi yang sudah menjalankan tanggung jawabnya tetapi saya juga ingin memberikan  catatan  mengenai beberapa kontraktor yang tidak melaksanakan tanggung jawabnya,” ujarnya kepada media ini di Sentani belum lama ini.

Menurutnya,  tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum kontraktor yang tidak mengerjakan rumah korban bencana banjir bandang 2019 itu, merupakan sebuah tindakan yang sangat menyakitkan hati para korban.  Karena ada beberapa rumah masyarakat yang menjadi korban bencana tersebut yang sama sekali tidak dikerjakan oleh kontraktor.  Bahkan ada yang sudah mulai dibangun namun tidak selesai dikerjakan .

“Kami tidak mau sebut namanya, walaupun datanya ada.  Tapi kami meminta kepada pihak BPBD Kabupaten Jayapura untuk segera memberikan tindakan tegas kepada saudara-saudara kami kontraktor-kontraktor nakal yang tidak menyelesaikan pekerjaannya,” harapnya.

Salah satu contoh nyata misalnya di Kampung Homfolo, Distrik Ebungfau, ada sekitar sembilan rumah warga yang menjadi korban bencana banjir bandang Maret 2019 itu yang sama sekali tidak dikerjakan oleh kontraktor.

Oleh karena itu dia berharap pemerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura untuk turun langsung ke lapangan memastikan rumah-rumah tersebut dikerjakan dengan baik sesuai dengan petunjuk dan teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah.

” Saya hanya berbicara yang ada di kampung saya karena saya sendiri sebagai penerima manfaat.  Ada yang sama sekali tidak dibangun dan ada yang dibangun tetapi tidak sesuai dengan perencanaan ,” ungkapnya. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

44 minutes ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

10 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

11 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

12 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

14 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

15 hours ago