Categories: SENTANI

Ibadah di Zona Merah Tetap di Rumah Masing-masing

Suasana pertemuan antara pengurus MUI dan PGGJ Kabupaten Jayapura di Kantor Bupati Jayapura, Selasa (2/6). (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melakukan rapat koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Kabupaten Jayapura dan  Persekutuan Gereja-gereja (PGGJ) Kabupaten Jayapura. Rapat itu membahas mengenai rencana penerapan kebijakan pemerintah selama pandemi Covid-19 khususnya memasuki masa  new normal nanti.

Ada berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan dalam rapat itu, baik dari PGGJ maupun dari pihak  MUI mengenai kegiatan ibadah selama pandemi Covid-19 ini.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE MSi mengatakan, untuk kegiatan ibadah selama pandemi Covid-19, khusus untuk daerah zona merah tetap tidak dilakukan di rumah ibadah tapi dilakukan di rumah masing-masing. Meskipun nanti sudah masuk dalam masa new normal.

“Kegiatan ibadah di zona hijau, bisa kita lakukan dengan normal, untuk zona merah dengan kuning tidak. Jadi tetap pembatasan seperti  sekarang. Belajar dari rumah, ibadah dari rumah dan bekerja dari rumah,” kata Mathius Awoitauw  saat ditemui wartawan usai rapat koordinasi tersebut, Selasa (2/6).

Lanjut dia, tidak hanya kegiatan ibadah yang diperketat,  tapi aktivitas apapun,  kusus di zona merah dan kuning ini tetap dibatasi. Termasuk juga yang bekerja di perkantoran, diarahkan untuk tetap melaksanakan pekerjaan dari rumah saja.

” Ini membutuhkan kajian. Makanya PGGJ dengan MUI kita libatkan untuk kajian ini  dengan tim gugus tugas. Mana yang benar-benar siap,”katanya.

Dia mengakui, hingga saat ini masih ada tempat-tempat ibadah yang masih melaksanakan kegiatan keagamaan meskipun sudah ada larangan dari pemerintah. Kendati demikian, dia menegaskan ke depan, pihaknya akan mengambil tindakan terhadap masyarakat yang masih melakukan pelanggaran terhadap aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah.

” Iya nanti tim akan kasih data akurat untuk kita tindak. Jadi tidak boleh lagi di daerah merah, karena kita mau hentikan virus ini.  Kalau masyarakat tidak patuh terhadap imbauan pemerintah, ya kita kewalahan untuk mengatasi ini,” ujarnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

37 minutes ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

2 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

3 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

4 hours ago

Masyarakat Tak Perlu Panik

Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…

5 hours ago

Propam Polres Jayawijaya Laksanalan Gaktiplin Usai Apel Pagi

Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…

6 hours ago