Categories: SENTANI

Pengelolaan iptek di Kominfo Jayapura Dilirik Pemda Puncak Jaya

SENTANI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Puncak Jaya, melakukan studi banding ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura, Rabu (2/2). Kunjungan itu, terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan beberapa potensi  Kominfo, terutama terkait dengan penyebarluasan informasi Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Dalam kunjungan itu,  Diskominfo Puncak Jaya turut menyaksikan pemamparan terkait pemaksimalan pengelolaan Informasi Komunikasi Publik (IKP) yang ada di Kabupaten Jayapura. Kemudian meninjau  ruang server, ruang produksi Sentani Tv, media center, ruang santel, termasuk meninjau Radio Khenambay Umbay Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Jayapura atau yang lebih dikenal dengan RKU 99.60 FM.

“Pada hari ini kami sangat bahagia dan senang sekali, karena bisa diterima dengan baik oleh Kepala Dinas Kominfo beserta staf. Pemilihan Kabupaten Jayapura sebagai tempat studi literasi atau studi banding, karena kami melihat bahwa Kabupaten Jayapura ini cukup maju dalam hal pengelolaan di Dinas Komunikasi dan Informatika atau dalam bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP),” ujar Kepala Dinas kominfo Kabupaten Puncak Jaya, Masorah kepada wartawan di Sentani,  Selasa 2/2 kemarin.

Pihaknya menilai Dinas Kominfo kabupaten Jayapura sejauh ini sudah cukup maju dalam hal pengelolaan konten-konten dan media publikasi kegiatan daerah termasuk pengelolaan media sosial media elektronik dan media media publik lainnya.

“Kami di Kabupaten Puncak Jaya saat ini lagi dalam tahap pembenahan. Nah, untuk bisa memulai proses itu bisa berjalan sesuai dengan harapan dan juga arahan pimpinan, maka kami harus belajar lebih banyak khususnya di daerah yang dari dulu sudah menerapkan proses tersebut,”ujarnya.

Ada beberapa hal yang dinilai bisa di terapkan di Pemda Puncak Jaya,  salah satunya menyangkut program radio pemerintah daerah. Karena kebutuhan akan radio itu masih cukup tinggi di daerah-daerah pedalaman. Mengingat radio inikan bahasanya mudah di cerna oleh masyarakat dan jangkauannya juga cukup luas.

“Jadi rencana di tahun ini, kami Dinas Kominfo Kabupaten Puncak Jaya akan mencoba membangun radio pemerintah daerah dan kami mendapat dukungan dari dana Otsus tahun 2022,” tambah Masorah.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

1 day ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

1 day ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago