

Edward Sihotang (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura menilai peluang kerja di Kabupaten Jayapura sebenarnya cukup tersedia, namun masih kurang diminati oleh para pencari kerja, khususnya lulusan SMA dan SMK. Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan, lapangan pekerjaan untuk lulusan SMA dan SMK cukup besar, terutama pada sektor pekerjaan lapangan dan padat karya.
“Lulusan SMA dan SMK sebenarnya banyak peluang kerja di lapangan, tetapi ternyata banyak yang tidak tertarik. Lapangan pekerjaan seperti padat karya, kelapa sawit, otomotif dan jasa keuangan lainnya cukup besar untuk segmen SMA dan SMK,” ujarnya,Jumat (29/5).
Menurutnya, sebagian besar pencari kerja lebih tertarik bekerja di perkantoran atau bidang administrasi, padahal posisi tersebut sangat terbatas dan diperebutkan banyak pelamar, terutama lulusan sarjana.
“Yang S1 itu biasanya masuk ke pekerjaan administrasi atau office. Sementara office ini direbut oleh banyak pencari kerja, sedangkan pekerjaan lapangan kurang diminati. Ini yang harus dipahami setiap pencaker bahwa lapangan pekerjaan dibagi berdasarkan standar pendidikan,” jelasnya.
Edward mengatakan, saat ini pihaknya terus memikirkan peluang kerja bagi lulusan SMA dan SMK melalui berbagai program pelatihan kerja yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK).
Salah satunya melalui pelatihan pencucian AC yang saat ini diikuti oleh 14 peserta. Setelah pelatihan selesai, para peserta akan ditawarkan bekerja sama dengan sektor perhotelan di Kabupaten Jayapura.
“Saat ini kami sedang melakukan pelatihan pencucian AC untuk 14 orang. Nanti dari pelatihan ini kami akan tawarkan ke perhotelan untuk menggunakan tenaga mereka dalam hal pembersihan AC,” katanya.
Page: 1 2
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi. Tujuannya…