Categories: SENTANI

Bupati: KBM Tatap Muka Harus Ditunda

SENTANI-Meningkatnya Temuan Kasus Baru, masyarakat yang terpapar covid 19 di Kabupaten Jayapura belakangan ini, membuat sebagian besar masyarakat di wilayah kota Sentani was-was. Rencana pemerintah yang sebelumnya mewacanakan untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah rupanya kembali ditunda. Meskipun belum ada surat secara resmi yang disampaikan oleh pemerintah daerah kabupaten Jayapura namun hal itu sudah disampaikan secara langsung oleh Bupati Mathius awoitauw ketika menjawab pertanyaan cenderawasih pos di di Sentani, Selasa (29/6) kemarin.
“Kegiatan belajar tatap muka harus ditunda,” kata Mathius Awoitauw.
Opsi penundaan kembali terkait rencana pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka di Kabupaten Jayapura khususnya di wilayah kota Sentani itu, dilakukan Bupati Jayapura karena menganggap terlalu beresiko ketika dipaksakan kegiatan belajar mengajar dikelas kembali dibuka pada tahun ajaran baru ini. Apalagi kata dia temuan kasus baru khusus di wilayah kota Sentani akhir-akhir ini cukup mengkuatirkan.
“KBM di dalam kota ini harus ditunda karena zona merah. Jadi kita tidak tahu virus ini, kita tangani di sini dia muncul di sana. Biar lebih lincah daripada ilmu kita ini,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu.
Apalagi kata dia jumlah temuan kasus baru yang terkonfirmasi positif di kota Sentani beberapa pekan belakangan ini cukup signifikan. Sebelumnya jumlah warga yang dirawat akibat terpapar covid 19 ini sebanyak 8 orang namun dua pekan belakangan ini melonjak jauh sudah mencapai 50 orang.
“Dari 8, satu sampai dua minggu ini dia melonjak luar biasa,” ungkapnya.
Oleh karena itu dia juga meminta kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura supaya tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan juga wajib untuk mengikuti program vaksin covid 19 yang sementara ini sedang dilakukan oleh pemerintah melalui gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Kabupaten Jayapura.
“Saya minta masyarakat juga harus mematuhi aturan baik itu menggunakan masker atau menerapkan protokol kesehatan termasuk wajib untuk mengikuti vaksin covid-19,” tambahnya.(roy).

newsportal

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

2 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

3 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

9 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago