Categories: SARMI

Dinas Pertanian dan Perkebunan Sarmi Akan Salurkan Bantuan Sapi

SARMI-Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sarmi, Maria Magdalena Marau, mengatakan, pihaknya susah merencanakan penyaluran bantuan ternak sapi jantan dan betina kepada masyarakat, khususnya peternak Orang Asli Papua (OAP), sebagai bagian dari program yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun ini.

Dalam keterangannya pada sebuah kesempatan belum lama ini, Maria menjelaskan bahwa bantuan ternak tersebut akan didistribusikan ke wilayah Bonggo hingga Pantai Barat Kabupaten Sarmi. Program ini menargetkan sekitar 200 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat dengan total jumlah sapi yang akan disalurkan sebanyak 53 ekor.

“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan kegiatan. Karena ini menggunakan dana Otsus, maka secara otomatis penerima manfaat adalah peternak OAP,” ujar Maria.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

8 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

9 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

10 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

11 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

12 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

12 hours ago