

Bupati Sarmi Dominggus Catue foto bersama Wabup Sarmi Hj Jumriati, Sekda Sarmi Eduard Dimo dan kepala OPD usai penyerahan Angaraksa Darma Award Kabupaten Sarmi bidang Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK di KAntor Bupati Sarmi Senin (3/11). (foto:mboik/cepos)
SARMI-Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi melaksanakan apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta tenaga honorer di halaman Kantor Bupati Sarmi.
Kegiatan rutin setiap awal pekan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan Angaraksa Darma Award Kabupaten Sarmi bidang Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.
Dalam arahannya, Bupati Sarmi Dominggus Catue menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kerja bagi seluruh aparatur pemerintah daerah.
“Saya mengingatkan kembali bahwa kehadiran dan kinerja adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan saling menjatuhkan, tetapi mari saling mendukung agar kinerja kita semakin meningkat. Jangan menunggu pujian baru mau bekerja. Bangun motivasi dari diri sendiri,” ujar Bupati, Senin (3/11).
Bupati Catue menambahkan bahwa sebelum memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, para ASN harus lebih dulu membenahi kedisiplinan dan etos kerja.
“Kita sebagai pemerintah daerah harus menjadi teladan, bekerja dengan komitmen, saling menopang, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…