

Benny Wafumilena (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Inspektur Kabupaten Sarmi, Benny Wafumilena, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini adalah keterbatasan anggaran. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk bekerja maksimal sesuai kemampuan pembiayaan yang ada.
“Tantangan kami adalah bekerja semaksimal mungkin dengan anggaran yang terbatas. Harapannya, alokasi untuk mandatory spending tetap bisa terpenuhi. Tahun depan kondisi keuangan daerah bahkan lebih ketat lagi, tapi kami tetap berupaya memberikan hasil terbaik,” ujar Benny Wafumilena, Jumat (31/10).
Ia menambahkan, salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendorong Kabupaten Sarmi keluar dari zona merah hasil penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, bukan hanya Sarmi, tetapi seluruh provinsi di Tanah Papua dan bahkan sebagian wilayah Sulawesi juga masih berada dalam kategori zona merah.
“Kalau Kabupaten Sarmi bisa naik ke zona kuning saja, itu sudah luar biasa. Kami sedang berusaha keras agar penilaian MCP (Monitoring Center for Prevention) dan SPI (Survei Penilaian Integritas) KPK bisa meningkat tahun ini,” jelasnya.
Page: 1 2
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…
Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…
Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…
Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…
Komitmen TSE Group dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Selatan terus menghadirkan dampak luar biasa…