

Muh. Asari Tiris (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Sidang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan direncakanan akan dilaksanakan bulan depan. DPRK Sarmi memastikan bahwa pembangunan fisik tidak akan bisa dilakukan. Hal ini lantaran kondisi keuangan daerah tengah mengalami defisit sebesar lebih dari Rp 4 miliar.
Ketua DPRD Sarmi, Muh Asari Tiris, Senin (1/9), menegaskan bahwa meski prioritas pembahasan APBD tetap berjalan seperti biasa, ruang untuk pembangunan fisik sudah tertutup.
“Ini dampak dari kebijakan Bupati dan Wakil Bupati yang terlalu berani menjalankan janji-janji politiknya setelah dilantik. Seperti menaikkan ULP ASN 100 persen dan memberikan gaji kepada kepala suku. Akibatnya, tidak ada uang yang sampai ke masyarakat saat ini,” ujar Asari.
Page: 1 2
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…