

Fandi Tan. (Foto: Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi terus melakukan pendekatan persuasif terhadap kelompok yang berseberangan dengan ideologi Pancasila, khususnya terhadap sisa anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang masih aktif di wilayah Sarmi.
Hingga saat ini, tercatat masih ada 14 orang yang masih terlibat aktif dalam aktivitas organisasi yang dinyatakan ilegal tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarmi, Fandi Tan, saat ditemui di kantornya, Selasa (30/7).
“Kami di Sarmi hanya mencatat satu organisasi ilegal yang tidak terdaftar, yaitu OPM. Organisasi ini masih mengadopsi pemahaman yang jelas-jelas berseberangan dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.
Meski demikian, Fandi menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah tidak semata-mata menggunakan cara formal atau represif. Mengingat banyak dari mereka yang tergabung dalam organisasi tersebut merupakan bagian dari masyarakat lokal, bahkan keluarga.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…