

Fandi Tan. (Foto: Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi terus melakukan pendekatan persuasif terhadap kelompok yang berseberangan dengan ideologi Pancasila, khususnya terhadap sisa anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang masih aktif di wilayah Sarmi.
Hingga saat ini, tercatat masih ada 14 orang yang masih terlibat aktif dalam aktivitas organisasi yang dinyatakan ilegal tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarmi, Fandi Tan, saat ditemui di kantornya, Selasa (30/7).
“Kami di Sarmi hanya mencatat satu organisasi ilegal yang tidak terdaftar, yaitu OPM. Organisasi ini masih mengadopsi pemahaman yang jelas-jelas berseberangan dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.
Meski demikian, Fandi menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah tidak semata-mata menggunakan cara formal atau represif. Mengingat banyak dari mereka yang tergabung dalam organisasi tersebut merupakan bagian dari masyarakat lokal, bahkan keluarga.
Page: 1 2
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…