

Fandi Tan. (Foto: Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi terus melakukan pendekatan persuasif terhadap kelompok yang berseberangan dengan ideologi Pancasila, khususnya terhadap sisa anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang masih aktif di wilayah Sarmi.
Hingga saat ini, tercatat masih ada 14 orang yang masih terlibat aktif dalam aktivitas organisasi yang dinyatakan ilegal tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarmi, Fandi Tan, saat ditemui di kantornya, Selasa (30/7).
“Kami di Sarmi hanya mencatat satu organisasi ilegal yang tidak terdaftar, yaitu OPM. Organisasi ini masih mengadopsi pemahaman yang jelas-jelas berseberangan dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.
Meski demikian, Fandi menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah tidak semata-mata menggunakan cara formal atau represif. Mengingat banyak dari mereka yang tergabung dalam organisasi tersebut merupakan bagian dari masyarakat lokal, bahkan keluarga.
Page: 1 2
Pada tahun 2024, jumlah masyarakat yang menjalani tes malaria sebanyak 358.589 orang dengan temuan kasus…
Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu…
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek…
Koordinator Jurnalis Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua FJPI Papua, Kornelia Mudumi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk…
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, dalam program ini, manajemen…