Menurutnya, ini contoh bagaimana mengembangkan sumberdaya sekolah, sehingga bila ada kerusakan kecil sekolah bisa mengusahan perbaikan itu oleh dana BOS dan jangan berharap semua dari pemerintah.
“Saya minta kepada Dinas Pendidikan membuat juknis secara baik sehingga ketika anggaran itu disalurkan bisa membantu sekolah terutama peningkatan kesejahtrahan untuk melihat anak didik kita,”jelasnya.
Tahun ini dana otsus untuk Jayawijaya meningkat, hanya saja APBD terlambat lantaran penyerahan DPA nya juga terlambat sehingga memperngaruhi anggaran untuk tahun 2025 yang kembali turun lantaran disebabkan penyerapan anggaran otsus ini sangat minim khususnya di Dinas Pendidikan dan kesehatan.
Ia juga mengaku saat ini lahan untuk membangun sekolah ini sudah susah sehingga kalau sekolah mau membangun harus secara vertikal atau naik ke atas. “Ke depan sekolah -sekolah sebaiknya dibangun dua lantai.(jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…