Menurutnya, ini contoh bagaimana mengembangkan sumberdaya sekolah, sehingga bila ada kerusakan kecil sekolah bisa mengusahan perbaikan itu oleh dana BOS dan jangan berharap semua dari pemerintah.
“Saya minta kepada Dinas Pendidikan membuat juknis secara baik sehingga ketika anggaran itu disalurkan bisa membantu sekolah terutama peningkatan kesejahtrahan untuk melihat anak didik kita,”jelasnya.
Tahun ini dana otsus untuk Jayawijaya meningkat, hanya saja APBD terlambat lantaran penyerahan DPA nya juga terlambat sehingga memperngaruhi anggaran untuk tahun 2025 yang kembali turun lantaran disebabkan penyerapan anggaran otsus ini sangat minim khususnya di Dinas Pendidikan dan kesehatan.
Ia juga mengaku saat ini lahan untuk membangun sekolah ini sudah susah sehingga kalau sekolah mau membangun harus secara vertikal atau naik ke atas. “Ke depan sekolah -sekolah sebaiknya dibangun dua lantai.(jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…