

Norbertus Mote (CEPOS/THERESIA F. TEKEGE)
NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah mencatat jumlah koperasi di wilayahnya mencapai sekitar 7.000 unit. Namun, data tersebut masih perlu diperbarui untuk memastikan koperasi yang terdaftar benar-benar aktif dan berjalan.
Kepala Dinas UMKM, Koperasi dan Perindustrian Papua Tengah, Norbertus Mote mengatakan, jumlah tersebut merupakan gabungan antara koperasi lama dan koperasi yang baru terbentuk, khususnya Koperasi Merah Putih.
“Koperasi yang terdaftar terakhir, khususnya Koperasi Merah Putih berjumlah 1.208 koperasi. “Sementara koperasi yang sebelumnya ada sekitar 6.000-an. Kalau digabungkan, jumlahnya sekitar 7.000 koperasi,” ujar Norbertus saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa, (27/1).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa data tersebut masih merupakan data sementara yang memerlukan pemutakhiran. Pasalnya, tidak semua koperasi dipastikan masih aktif beroperasi.
“Data ini harus kita update, karena pasti ada koperasi yang sudah tidak berjalan. Data yang ada sekarang ini juga merupakan limpahan dari provinsi induk,” katanya.
Page: 1 2
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…