Categories: PEGUNUNGAN

Kepala Kampung Meninggal Murni Kecelakaan

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen SSos. MM saat berkoordinasi dengan keluarga korban agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri.(FOTO: Denny/Cepos )

WAMENA-Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen memastikan jika kematian salah satu kepala kampung di Distrik Muliama, murni akibat kecelakaan hanyut di sungai Ibele yang deras.  Bukan karena pertikaian akibat pembagian dana desa.   

  Kapolres Rumaropen  menghadiri kegiatan proses Pemakaman tradisional (dibakar) salah satu Kepala Desa di Distrik Muliama. Ia juga menyatakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat tentunya bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Jayawijaya khususnya masyarakat Distrik Mulima.

 “Saya hadir di Muliama untuk memberikan dampak positif terhadap situasi yang terjadi di daerah Kabupaten Jayawijaya, untuk menjadi penengah permasalahan yang terjadi di sana pada tanggal 20 terkait dana Desa itu, dengan harapan ada dampak yang baik dan tidak ada konflik diantara masyarakat,”ungkapnya Sabtu 28/12) kemarin.

  Diakui, kejadian pada  20 Desember lalu memang sempat terjadi keributan yang disebabkan miskomunikasi terkait pembagian dana desa, yang berujung kepada tindakan pemukulan dan saling serang antara warga. Dari keterangan warga saat dengar pendapat di lokasi, telah disimpulkan bahwa korban yang telah meninggal dunia tidak dianiaya, melainkan murni kecelakaan akibat hanyut terbawa arus Sungai.

  “Memang saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan dugaan sementara korban terbawa arus sungai,” kata Kapolres Jayawijaya

   Kata Rumaropen dirinya langsung hadir ke tengah masyarakat yang berduka agar ada rasa damai di dalam keluarga pihak korban, sehingga kedepannya tidak terjadi saling serang. Dalam diskusi penyelesaiakan masalah itu, semua pihak yang berkepentingan hadir, baik pihak gereja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perempuan  serta Pendeta Saul Elopere.

  “Terkait dana desa yang selama ini menjadi sebab akibat terjadi masalah di tengah masyarakat, saya berharap kepada Dinas terkait dalam hal ini DPMK Jayawijaya untuk mengatur dengan baik dan melakukan pengawasan yang teratur agar tidak menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat karena pembagian dana desa.”katanya 

   Saat disinggung tentang malam Tahun baru nanti, Kapolres Jayawijaya AKPB Dominggu memastikan warga tetap merayakannya seperti biasa saja. Namun khusus untuk penjualan minuman keras, judi dan hal-hal jahat lainnya tidak diperbolehkan   di malam tahun baru. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 day ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

1 day ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

1 day ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

1 day ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

2 days ago