Dari kebersamaan tersebut, berhasil terkumpul dana sumbangan jemaat sebesar Rp106.000.000 (seratus enam juta rupiah). Dana ini akan digunakan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan perlengkapan gedung gereja agar dapat segera dipakai secara maksimal oleh jemaat.
Acara bakar batu jangung ini tidak hanya menjadi sarana penggalangan dana, tetapi juga mempererat persatuan antarjemaat dan antar-klasis, sekaligus mempertegas semangat gotong royong sebagai bagian dari iman dan pelayanan. (Diskomdigi Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…