

Aparat kepolisian saat berupaya menindak perjudian dadu di Sinakma, namun mendapat perlawanan dengan lemparan batu dari warga sekitar, Selasa, (27/9), kemarin. (FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA–Penggerebekan terhadap judi dadu di Sinakma oleh aparat kepolisian, mendapat perlawanan dari warga sekitar, termasuk warga yang bermain judi dadu, Senin, (27/9), kemarin. Anggota polisi dari Polres Jayawijaya diserang dengan lemparan batu, sehingga untuk menghindari bentrok dengan warga, aparat ditarik sementara.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman Napitupulu, SH, SIK, MH ketika di konfirmasi membenarkan adanya aksi penyerangan ketika anggotanya berupaya menindaklanjuti judi dadu di Sinakma oleh warga sekitar maupun warga yang bermain judi.
“Kita tetap akan tindak judi dadu di Sinakma, kita sudah lakukan penindakan, namun banyak masyarakat yang melakukan pelemparan dan perlawanan terhadap anggota Polres Jayawijaya,”ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya, Selasa (27/9), kemarin.
Dikatakan, banyak anggota yang terkena lemparan batu, karena itu, anggota Polres Jayawijaya ditarik sementara waktu untuk menghindari bentrokan dengan warga yang bisa memicu gangguan Kamtibmas di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, bisa saja dalam penindakan judi dadu itu, pihaknya lakukan penindakan yang keras, tapi itu bisa berdampak kepada masyarakat sekitar, sebab di Sinakma juga daerah pasar dan banyak mama-mama yang berjualan di sana, sehingga ia memerintahkan untuk menarik anggota sementara waktu dulu agar tidak terjadi bentrok.
Hesman menegaskan, tidak ada pembiaran untuk judi, ini akan ditindak semua, untuk Sinakma, pihaknya masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penindakan terhadap mereka, pihaknya juga tidak main -main dengan masalah ini.
“kalau ingin perjudian ditertibkan maka dukung kami untuk melakukan penindakan, saya tegaskan kita akan lihat apakah ada anggota didalamnya atau tidak, kalau ada, tetap akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,”tutupnya. (jo/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…