“Pencanangan program noken masa depanku sebagai upaya untuk melestarikan dan pengembangan dengan tujuan keberlanjutannya sebagai simbol budaya, meningkatkan kesejahtrahan masyarakat Papua dan mampu menciptakan peluang industri berbasis budaya lokal.”bebernya
Di tempat yang sama Katua Program Noken Masa Depanku, Hanna Sahetapi mengaku program ini dilatar belakangi oleh tiga denominasi gereja dan yang menjadi pelaku adalah anak -anak dan juga Ibu hamil yang dilayani di Pusat Pengembangan Anak (PPA).
“Program untuk menjangkau ibu -ibu dan pemuda yang merajut noken agar bisa lebih berinovasi melestarikan budaya lokal yang ada di Papua Pegunungan khususnya noken dan kerajinan tangan lainnya,” jelasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…