“Pencanangan program noken masa depanku sebagai upaya untuk melestarikan dan pengembangan dengan tujuan keberlanjutannya sebagai simbol budaya, meningkatkan kesejahtrahan masyarakat Papua dan mampu menciptakan peluang industri berbasis budaya lokal.”bebernya
Di tempat yang sama Katua Program Noken Masa Depanku, Hanna Sahetapi mengaku program ini dilatar belakangi oleh tiga denominasi gereja dan yang menjadi pelaku adalah anak -anak dan juga Ibu hamil yang dilayani di Pusat Pengembangan Anak (PPA).
“Program untuk menjangkau ibu -ibu dan pemuda yang merajut noken agar bisa lebih berinovasi melestarikan budaya lokal yang ada di Papua Pegunungan khususnya noken dan kerajinan tangan lainnya,” jelasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Kamus menjelaskan bahwa masuknya investasi berskala raksasa dalam wujud Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti perkebunan…