Categories: PEGUNUNGAN

PLN Wamena Diminta Segera Cari Solusi

Plt. Sekda  Drs. Tinggal Wusono, MAP ( foto: Denny/ Cepos)

WAMENA-Pemerintah Jayawijaya meminta Kepada PLN Wamena agar segera mencari solusi lain untuk mengatasi pemadaman listrik  yang semakin parah di Kota Wamena dan sekitarnya. Pasalnya, masyarakat di Jayawijaya kian resah dengan kondisi pemadaman listrik yang sangat menganggu aktifitas mereka.

  Plt. Sekda jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, MAP meminta kepada PLN Wamena secepatnya infrastruktur  PLN yang rusak akibat diterjang  banjir itu bisa segera diselesaikan. Kalau pun harus menunggu, diharapkan PLN bisa mengatur jadwal pemadaman sesuai dengan jalur -jalur pemadaman, sehingga keluhan masyarakat itu tidak terus menerus.

  “Mungkin untuk pemetaan wilayah jangan dilakukan pemadaman dobel, ini yang mungkin membuat masyarakat menjadi resah selama ini karena berkaitan dengan keamanan rumahnya,” ungkapnya Kamis (27/5) kemarin.

   Menurut Tinggal Wusono, listrik ini bagian dari kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu,  PLN Wamena harus bisa melihat ini, supaya tidak  menjadi keluhan dan keresahan di kalangan masyarakat.

  “Mungkin pemadaman ini bisa dilihat kembali, memang kendalanya di mesin, namun yang diharapkan masyarakat bergilir secara baik dan benar tidak hanya di satu tempat yang terus -terusan aliran listriknya dipadamkan,”bebernya.

  Secara terpisah Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen menyatakan terkait dengan memadamkan aliran listrik ada beberapa kalangan masyarakat seperti dari Distrik Kurulu dan Hubikosi juga menanyakan aliran listrik yang dipadamkan ke polisi. Mereka tidak menelepon langsung ke PLN Wamena, tetapi mereka langsung menelepon ke Kepolisian,

  “Kita menyadari kenapa masyarakat itu pressingnya ke kepolisian, karena nanti kepolisian yang  akan menanyakan ke rekan -rekan di PLN Wamena, ini berhubungan dengan karateristik daerah segala sesuatu masyarakat presing dengan demo, pemalangan dan lain sebagainya,”jelasnya.

  Kapolres mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN Wamena, dimana pemadaman ini terkait dengan bencana banjir karena curah hujan yang tinggi. Dimana banjir menyebabkan  mesin turbine air terendam, ini merupakan situasi yang tak bisa dihindari atau situasional, sehingga ia berharap masyarakat juga bisa memahami masalah ini.

   “Ini merupakan kejadian yang di luar keinginan kita bersama, artinya kerusakan ini disebabkan karena kondisi alam yang tidak ramah seperti banjir yang mengenangi mesin turbin Pembangkit Listrik tenaga Air itu, sejak kemarin mesin tersebut sudah bisa dioperasikan kembali dan diharapkan bisa normal kembali,”tuturnya.

   Ia juga menyatakan terimakasih kepada PLN Wamena, sebab meski  mengalami masalah yang rumit,  mereka masih berupaya agar tidak semua tempat padam, tetapi masih dilakukan pemadaman secara bergilir  dengan memanfaatkan mesin disel.“Tentu kami berharap aliran listrik ini dapat terus dinyalakan dan bisa normal kembali seperti dulu tanpa ada lagi  gangguan,” tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago