Categories: PEGUNUNGAN

Evaluasi Kinerja, Kepala Kampung Wajib Tanda Tangan Pakta Integritas

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat menyaksikan kepala Kampung menandatangani pakta integritas ( foto: Denny/ Cepos )

WAMENA-Sebanyak 328 kepala kampung dan 40 kepala distrik di seluruh Jayawijaya melakukan penandatanganan pakta integritas tentang penyelenggaraan kinerja, khusus untuk tahun anggaran 2020 usai dilakukan evaluasi oleh Pemda Jayawijaya khususnya dalam penggunaan dana desa kepada kepala Kampung di Jayawijaya.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, mengakui jika baru 13 distrik dan 105 kepala kampung yang menandatangani pakta integritas tersebut. “Hal ini dilakukan agar kinerja setiap kepala kampung dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dimana setiap pelaporan penggunaan dana desa pun dapat tepat sasaran dan tepat waktu.” Ungkap Bupati Jhon Banua  saat menghadiri evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan kampung  dan penandatanganan pakta integritas kepala kampung di Gedung Ukumearek Asso Wamena, Senin (27/1).

   Menurut Bupati Jhon, poin-poin yang tertera di pakta integritas tersebut yaitu bekerja secara jujur, disiplin dan professional sebagai kepala kampung. Melaksanakan managemen pemerintahan kampung dengan baik, melaksanakan tahapan kampung melalui musyawarah kampung dan mengelola keuangan kampung secara transparan dan mempertanggungjawabkan dengan baik.

  “Ada juga poin penting di dalamnya yaitu tidak menggunakan dana kampung untuk praktek denda adat atau kepentingan pribadi lainya, serta bersedia menerima sanksi tegas secara admintrasi dan hukum apabila terjadi praktek kolusi, korupsi dan nepotisme.”tegas Bupati.

  Pakta integritas ini, Kata Jhon Banua, dilakukan agar ke depan setiap kepala kampung dapat bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang ada, dimana ini juga sebagai langkah awal penggunaan dana desa di 2020 ini baik secara adminitrasi dan tepat sasaran

  Ia juga menyatakan Pakta integritas ini bukan hanya untuk kepala kampung, tetapi juga untuk pimpinan OPD, kepala distrik. Bahkan saat dirinya dilantik menjadi bupati, juga menandatangani pakta integritas oleh gubernur, sehingga hal ini bukan untuk menakut-nakuti aparat kampung.

  Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Jayawijaya, Lenensia Manutputty bagi kepala kampung yang belum sempat menandatangani pakta integritas, dapat langsung ke kantor DPMK.

  “Penandatanganan pakta integritas ini penting bagi kepala kampung, agar kinerja semakin baik, sehingga semua kepala kampung wajib tandatangan hal ini, “ tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

3 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

4 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

6 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

7 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

8 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

9 hours ago