

JAYAPURA- Sebanyak 39 kendaraan bermotor roda dua terjaring dalam razia rutin yang dilaksanakan Satuan Lalulintas Polresta Jayapura Kota di halaman Mapolresta Jayapura, Selasa (27/1).
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lapangan, kendaraan yang terjaring razia lantaran tidak menggunakan helm, kendaraan tak memiliki kaca spion dan tak memiliki SIM.
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas melalui Kasat Lantas AKP Junan Plitomo menerangkan, sebanyak 39 kendaraan yang terjaring dalam razia rutin itu mendapatkan sanksi tilang, lantaran secara kasat mata melakukan pelanggaran lalulintas.
“Kendaraan yang terjaring sore ini semua dikenakan sanksi tilang, lantaran kedapatan tidak mengenakan helm saat berbocengan, bahkan ada yang tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi,” ucapnya.
Adapun dari 39 kendaraan yang terjaring dan dikenakan sanksi tilang, Kata AKP Junan tidak semua diamankan untuk dijadikan barang bukti.
“Untuk barang bukti motor kami hanya amankan 16 unit, sementara sisanya hanya BB STNK sebagai pengganti atau jaminan tilang,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan razia ini merupakan cipta kondisi jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) serta kegiatan rutin kepolisian guna menekan angka pelanggaran lalulintas serta kasus pencurian kendaraan bermotor.
“Razia ini merupakan kegiatan rutin Polda Papua dan Jajaran termaksud Polresta Jayapura Kota sendiri. Bahkan kegiatan ini akan berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.
Kasat Lantas menghimbau kepada seluruh pengendara baik roda dua maupun roda empat di kota Jayapura untuk mentaati aturan lalulintas. (fia/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…