Categories: PEGUNUNGAN

Warga Distrik Muliama Siapkan Lahan Seluas 3 Hektar Untuk Menanam Kopi

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi bersama Kepala OPD, Tim Penggerak PKK  dan warga Distrik Muliama saat menanam Kopi. (FOTO:Denny/ Cepos)

WAMENA – Upaya Pemda Jayawijaya untuk mendorong agar kelompok tani di wilayah itu untuk menanam kopi di lahannya, membuahkan hasil sebab warga Distrik Muliama kini telah menyiapkan lahan seluas 3 hektar yang akan ditanami oleh Komoditi Kopi  sebab dinilai harga Kopi sangat baik dipasaran sehingga sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.

Hal ini terungkap pada saat Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Paulus Mulia, Paroki Santo Stefanus Kiwo Dekenat Pegunungan Tengah di Distrik Muliama sekaligus melakukan penanaman bibit kopi sebanyak 1000 Pohon di Lahan Seluas 3 Hektar di areal gereja.

“Kopi di Jayawijaya merupakan salah satu komuditi pertanian unggulan sebab nilai pasarannya sudah bagus dan kualitas dari kopi ini sangat bagus dan sudah terkenal, oleh karena itu kami dari pemerintah terus mendorong masyarakat agar bisa kembali menanam kopi,”ungkapnya Rabu (26/7) kemarin

Ia juga mengaku saat ini warga di Distrik Muliama sangat antusias untuk menanam kopi di lahan yang telah disiapkan tersebut, sehingga diharapkan di distrik –distrik dan kampung yang lain juga bisa seperti itu. “Pemerintah ingin agar masyarakat bisa mengembangkan potensi ini, pemerintah melalui dinas pertanian akan terus mendorong ini agar produksi kopi menjadi meningkat,”kata Bupati Banua.

Pemerintah sangat prioritas Komoditi kopi untuk kembali dikelola, sebab hasilnya sudah terlihat ada beberapa petani kopi di wilayah Pyramid yang mengembangkan usaha ini dan tak pernah putus, sehingga dapat peningkatkan perekonomian keluarganya.“Pemerintah tak ingin mendorong hanya satu atau dua  orang  saja untuk pengembangan kopi , kalau bisa untuk 40 Distrik ini harus bisa melakukan pengembangan kopi agar berdampak pada perekonomian masyarakat,”jelasnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian  Hendri Tetelepta mengakui jika, untuk Tahun ini pihaknya telah menyiapkan 5000 bibit kopi yang nanti akan di sebarkan kepada 4 kelompok tani kopi, namun ada separuh yang saat  ini di tanami di Distrik Muliama itu sebanyak 500 bibit kopi untuk penanaman awal.

“Untuk penenaman kopi di muliama awal ini hanya 500, sementara kita akan tambah lagi dengan melihat lahan yang akan digunakan untuk menanam, kalau seluas 3 hektar otomatis aka nada penambahan lagi,”bebernya

Ia juga menambahkan untuk 5000 bibit kopi ini untuk lahan baru yang akan di buka oleh 4 kelompok tani  kopi, dan tidak melakukan peremajaan atau menggunakan lahan yang pernah ditanami namun sudah tidak produktif lagi.

“5000 bibit ini akan diperuntukan untuk pembukaan lahan baru, sehingga ini yang kita siapkan untuk mulai ditanami,”tutupnya. (jo)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENAKOPI

Recent Posts

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

1 day ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

1 day ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

2 days ago

Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…

2 days ago

Soroti Menu MBG, Gubernur: Ikan Harus Jadi Prioritas!

Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…

2 days ago

Pedagang Diminta Kembali ke Dalam Pasar

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…

2 days ago