

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA– Pemkab Jayawijaya memastikan masih terbatasnya jaringan internet masih terbatas khususnya jaringan seluler karena masih 100 persen masih dari satelit.
Hal ini membuat penggunaan Aplikasi e -Kinerja belum berjalan maksimal, namun diharapkan dengan adanya penambahan kapasitas internet lewat swasta bisa menopang sistem aplikasi tersebut.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan jaringan optik fiber saat ini masih belum sampai di Jayawijaya, dan saat ini membutuhkan 500 lebih KM kabel tersebut untuk nantinya masuk dalam tanah agar bisa sampai ke Wamena.
Sambil berjalan Kementrian Komdigi telah membantu mengangkat bandwich internet di 41 titik di Jayawijaya.
“Kami berharap dari layanan internet dari swasta maupun pemerintah bisa membantu sistem pemerintahan berbasis elektronik di semua OPD sehingga langsung terkonek dengan layanan dari pemerintah pusat,” ungkapnya Rabu (24/9)
Page: 1 2
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…