

Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, SPd, MM saat membuka pintu kendaran roda empat untuk mendukung pelayanan kesehtana bagi masyarakat di kampung-kampung, Jumat, (23/9).
YALIMO- Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, SPd, MM didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo Yunus Sambom membuka secara resmi rapat koordinasi advokasi dan pendampingan dalam rangka penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di semua tatanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo, Tahun 2022.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan satu mobil operasional Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo oleh Bupati Yalimo, Nahor Nekwek yang dipusatkan di Aula Kantor DPRD Yalimo, Jumat, (23/9).
Pada kesempatan itu, Bupati Yalimo Nahor Nekwek mengatakan, saat ini terjadi pola perubahan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung kanker dan diabetes.
Tingginya kesakitan akibat penyakit tidak menular disebabkan oleh perubahan pola hidup masyarakat yang cenderung tidak aktif secara fisik dan kurangnya penyediaan pangan yang sehat, promotif dan prefentif. Ini merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.
“Pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan pemerintah, non pemerintah dan masyarakat,”ungkapnya.
Germas adalah suatu tindakan yang sistimatis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup berdasarkan instruksi Presiden nomor 1 Tahun 2017 tentang Germas.
Menindaklanjuti instruksi Presiden nomor 1 tahun 2017, daerah harus membuat regulasi Germas yang sesuai dengan kondisi daerah. “Saya harap OPD terkait dapat menghasilkan regulasi tentang Germas yang sesuai dengan kondisi daerah demi meningkatkan derajat Kesehatan Kabupaten Yalimo yang berkualitas dan berdaya saing,”ujarnya.
Lebih jauh Bupati Nahor mengatakan, ada satu program Bupati dan Wakil Bupati Yalimo yaitu Rindu Yalimo dengan sasaran kepada masyarakat yang ada di lima distrik se-Kabupaten Yalimo. Diharapkan kepada OPD di lingkungan Pemkab Yalimo dalam dua tahun ini membuat program yang sasarannya pada masyarakat.
Salah satu contoh pelayanan dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan. “Selama ini sudh berjalan, petugas layani orang sakit, jemput orang sakit untuk berobat,”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo, Yunus Sambom menyampaikan terima kasih kepada Bupati Yalimo, Nahor Nekwek yang telah menyerahkan satu kendaraan roda empat untuk menunjang petugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan penyuluhan kepada masyarakat dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung, terutama yang bisa dijangkau kendaraan roda empat. Dirinya berharap, dengan adanya bantun kendaraan roda empat ini dapat mendukung pelayanan kesehatan bagi masyrakat di kampung-kampung. (humas)
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…