

Kepala Dinas Perhubungan Yudha Dabi berolahraga bersama masyarakat di depan tugu salib Wamena jalan Yosudarso Sabtu (23/8) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah berjalan selama 1 Bulan 3 Minggu, sangat direspon baik oleh masyarakat Kota Wamena, yang mana bisa memanfaatkan waktu Weekendnya untuk berolahraga di lokasi yang telah disiapkan dengan pengamanan kendaraan dari Dinas Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya Yudha Dabi, S.Sos mengakui jika tindak lanjut dari Instruksi Bupati Jayawijaya untuk untuk Program Car Free Day yang dipusatkan di jalan Yosudarso Wamena, hingga kini telah berjalan 1 Bulan, 3 Minggu, dimana penutupan sebagian jalan ini dilakukan agar masyarakat bisa berolah raga pada saat libur.
“Hingga saat ini kami masih terus melakukan program Car Free Day yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah, sehingga setiap sabtu ada beberapa ruas jalan yang kami tutup sementara waktu agar bisa digunakan masyarakat untuk berolahraga,” ungkapnya Sabtu (23/8) di Tugu Salib Wamena
Mantan Kepala Distrik Kurulu mengakui untuk beberapa jalan yang ditutup mulai dari pukul 06.00 Wit sampai dengan pukul 11.00 Wit meliputi Sebagian jalan Yosudarso khususnya di wilayah tugu salib, turun ke Jalan Trikora, jalan Patimura.
“Jadi penutupan sebagian jalan ini berlangsung setiap Weekend saja beberapa jam kedepan, agar memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga di secara bebas di jalan, tentunya langkah ini sangat sangat didukung oleh masyarakat yang memanfaatkan moment tersebut untuk berolah raga,”kata Yudha Dabi.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…