Categories: PEGUNUNGAN

Modifikasi Tangki BBM, 9 Kendaraan Diamankan

Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya Saat Menunjukan Tangki Modifikasi Yang Digunakan Untuk Mengisi BBM.( FOTO : Dok Dishub Jayawijaya)

WAMENA– Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, (Dishub) mengamankan 9 Kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi untuk menampung Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bensin dari APMS yang dipercayakan pemerintah untuk mengelola BBM Subsidi di Kabupaten Jayawijaya, dimana kendaraan tersebut langsung diamankan di Kantor Dinas Perhubungan.

   Penangkapan terhadap tiga kendaraan itu, dilakukan di tempat pengisian BBM APMS Anwarudin, Rabu (24/7) 6 unit dan kamis (25/7) 3 unit diantaranya.  Kendaraan jenis Avansa, dan kebanyakan mobil kijang grand extra yang menjadi kendaraan angkutan umum untuk beroperasi dalam kota.

  Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Daniel Mambay mengungkapkan, 9 kendaraan yang diamankan Dishub Jayawijaya berasal dari APMS Anwarudin saat sedang melakukan pengisian BBM jenis Bensin. Kendaraan yang diamankan ini, sebelumnya sudah pernah ditangkap oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya dan sudah membuat pernyataan resmi untuk tidak melakukan pelanggaran yang sama.

  “Selain yang kita dapat di APMS Anwarudin,  ada juga kendaraan yang kita dapat di APMS Anugerah dengan modus dan kegiatan kejahatan yang sama. Ironisnya Ada yang sudah dua kali buat pernyataan, tetapi tidak kapok, makanya dengan terpaksa kami ambil mobilnya”ungkapnya Kamis (25/7) kemarin.

  Menurut Mambay, para pelaku menggunakan tangki modifikasi untuk mengisi BBM dan juga  mereka mengganti plat nomor kendaraan. Artinya bisa melakukan antrian 2 kali Masuk pertama gunakan plat lain, dan masuk kedua gunakan plat lain lagi.

  “Pelakunya orang yang sama, begitu juga kendaraan yang digunakan untuk mengambil BBM di APMS sehingga tentunya kami akan kenakan peraturan Bupati dengan denda sebesar 24 juta, namun untuk saat ini masih menunggu koordinasi dan konfirmasi dari pimpinan tertinggi di daerah.”jelasnya

  Dari keterangan yang diambil dari para pelaku, Kata Mambay, mereka mengaku sebagai kurir yang diperintahkan oleh seorang oknum aparat keamanan dan para kurir tersebut saat ini berdomisili di Kabupaten Jayawijaya.

  “Mereka mengaku sudah sering melakukan hal itu dengan sadar karena mereka diperintahkan bahkan di backup oleh oknum aparat. Selama ini kita tangkap itu ada, nanti besok ada oknum anggota yang datang mengaku ini saya punya mobil,” beber Mambay.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

36 minutes ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

2 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

5 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

6 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

7 hours ago

Mini Pameran Pembangunan Sebagai Bukti Nyata Kerja Pemprov Papeg

Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…

8 hours ago