Kalapas Wamena juga mengaku sendok saja dilarang masuk ke sel warga binaan sebab alat makan itu bisa diubah menjadi alat tajam sehingga semua yang dilarang dan berkaitan dengan gangguan kamtibmas dalam lapas itu yang akan disita dalam penggeledahan.
“Kegiatan dalam lapas itu ada istilahnya pengeledahan insidentil sewaktu -waktu atau dadakan apabila mencurigai yang membisa membuat kami melakukan pemeriksaan 1 bulan 3 kali dan juga terprogram yang bisa dilakukan 3 bulan sekali, satu bulan sekali artinya tidak menentu kapan saja mau dilakukan pemeriksaan kita periksa,”kata Apono.
Ia menambahkan ini sudah menjadi tugas dari Lapas Wamena untuk melakukan kontrol pada setiap bilik atau sel warga binaan yang ada, untuk penggeledahan hari ini dapat dipastikan tak ada barang berbahaya hal ini karena pengeledahan dilakukan terus menerus sehingga tak ada barang berbahaya.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Jumlah penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebanyak 833,89 ribu orang, bertambah 43,65 ribu orang.…
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan bahwa…
Penyerahan santunan tersebut dilakukan dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga Non-ASN…
"Berdasarkan hasil monitoring kondisi cuaca terkini secara umum di Wilayah Papua memiliki anomali suhu…
Wali Kota menegaskan pentingnya kedisiplinan, etos kerja, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai abdi…
Kepala Damkar Kota Jayapura, Stepanus Ireeuw, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026 pihaknya belum…