Kalapas Wamena juga mengaku sendok saja dilarang masuk ke sel warga binaan sebab alat makan itu bisa diubah menjadi alat tajam sehingga semua yang dilarang dan berkaitan dengan gangguan kamtibmas dalam lapas itu yang akan disita dalam penggeledahan.
“Kegiatan dalam lapas itu ada istilahnya pengeledahan insidentil sewaktu -waktu atau dadakan apabila mencurigai yang membisa membuat kami melakukan pemeriksaan 1 bulan 3 kali dan juga terprogram yang bisa dilakukan 3 bulan sekali, satu bulan sekali artinya tidak menentu kapan saja mau dilakukan pemeriksaan kita periksa,”kata Apono.
Ia menambahkan ini sudah menjadi tugas dari Lapas Wamena untuk melakukan kontrol pada setiap bilik atau sel warga binaan yang ada, untuk penggeledahan hari ini dapat dipastikan tak ada barang berbahaya hal ini karena pengeledahan dilakukan terus menerus sehingga tak ada barang berbahaya.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Menurut Abisai, hingga saat ini sudah banyak program dan kebijakan yang dijalankan dalam rangka implementasi…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…