

JAYAPURA- Pasca kematian salah satu staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo Henry Jovinski (24) dan pekerja meubel Muhamad Toyib (39) di Kabupaten Yahukimo. Polres Yahukimo tingkatkan kegiatan rutin Kepolisian.
Kapolres Yahukimo AKBP Benny Adi Prabowo menyampaikan, kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan sekaligus menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah yang akan diselenggarakan pada Desember mendatang.
“Patroli ditingkatkan pasca tewasnya dua warga sipil di Yahukimo, ditambah kegiatan dialogis dengan masyarakat,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (24/8).
Pihaknya melakukan razia dan sweeping terhadap alat perang tradisional yang ada di rumah-rumah warga seperti busur, anak panah, samurai, sangkur dan kapak. Dimana alat tersebut tidak semestinya berada di rumah. “Benda tajam tersebut kan tidak mungkin digunakan dalam kota, kecuali untuk berkebun,” terangnya.
Terkait dengan kematian dua warga di wilayah hukumnya dalam 1 bulan ini, Kapolres mengaku dua kasus tersebut motifnya berbeda dan tidak ada keterkaitan. “Dua kasus ini sedang kami dalami dan dalam penyelidikan, untuk pelaku pembunuhan staf KPU Yahukimo pelakunya sering berpindah-pindah dan kerap berlindung di masyarakat,” kata Kapolres. (fia/tri)
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…