

Asisten 1 Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono. M.A.P P saat memimpin rapat koordinasi dengan pimpinan OPD di ruang rapat Sekda Kabupaten Jayawijaya. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Jayawijaya memastikan akan memprioritaskan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal yang ada di Jayawijaya pada event FBLB tahun 2024. Event ini sendiri dijadwalkan akan dilakukan pada 7-10 Agustus mendatang di Distrik Wosilimo dan Wamena Kota.
Asisten 1 Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono. M.A.P menyatakan FBLB ini adalah event pariwisata dan UMKM sehingga pemerintah juga harus hadirkan terkait dengan UMKM di Jayawijaya sesuai dengan yang disepakati dalam rapat kooordinasi yang dilakukan dengan OPD terkait.
“Hasil komunikasi kami juga dari Kementerian UMKM yang kita hadirkan sebenarnya yang pertama binaan pemerintah daerah dan UMKM unggulan masyarakat. Kami harapkan bisa kami kelompokan kedepannya bisa kita sama-sama sajikan secara maksimal.” ungkapnya Selasa (23/7) di ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Jayawijaya.
Pihaknya dengan kementrian pariwisata dan sejumlah pihak telah membicarakan terkait keterlibatan UMKM di Papua Pegunungan. Nantinya ada juga stand yang disiapkan tinggal membawa produk yang dihasilkan.
“Pemerintah juga akan mengupayakan UMKM yang menjadi binaan Pemerintah Kabupaten sehingga memiliki ruang untuk mendapat income dari kegiatan FBLB mendatang. Dan hasil komunikasi kami juga dari Kementerian UMKM yang kita hadirkan sebenarnya yang pertama binaan Pemerintah daerah, dan UMKM ungulan masyatakar lokal,” bebernya Tinggal. (jo/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…