Damkar milik Pemda Jayawijaya saat berusaha memadamkan Api saat terjadi Kebakaran di Jalan A. Yani Wamena beberapa waktu lalu ( FOTO: Denny/ Cepos )
Tak ada Kendaraan Untuk Penegakan Perda Bukan Alasan
WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi memastikan bakal mengevaluasi terhadap fasilitas pemadam kebakaran (Damkar) yang dimiliki saat ini. Terutama terkait dengan upaya mengantisipasi terjadinya bencana non alam seperti kebakaran yang sering terjadi di Kota Wamena.
Sementara soal Satpol PP yang tidak bisa melakukan penegakan perda karena tak ada kendaraan, menurut Bupati, sebenarnya itu bukan alasan karena masih ada mobil operasional yang lain.
“Untuk satpol PP itu masih ada kendaraan yang kecil masih bisa digunakan untuk menunjang tugas -tugas mereka dalam melakukan penegakan perda kepada warga yang selama ini tidak patuh dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,”ungkapnya senin (24/5) kemarin.
Namun untuk masalah Damkar, kata Jhon Banua, pihaknya akan memanggil semua untuk melakukan evaluasi. Artinya kendaraan yang saat ini dimiliki pemerintah harus siap saat dibutuhkan, atau bisa satu waktu terjadi kebakaran bisa langsung dioperasikan, begitu juga dengan petugas yang harus selalu disiagakan.
“Evaluasi yang dilakukan ini, kalau ada kebakaran kita tidak mencari petugas lagi untuk mengoperasikan kendaraan, Damkar sudah stand by di tempatnya sehingga sudah harus siap semua, ini yang perlu dilihat oleh pemerintah,”jelasnya.
Ia juga menyatakan evaluasi yang dilakukan ini berkaca pada kejadian kebakaran di dalam kota Wamena dua kali, dimana masyarakat menilai kehadiran damkar selalu terlambat untuk memadamkan api saat ada bencana non alam atau kebakaran, sehingga pemerintah merasa perlu untuk melakukan evaluasi kepada Damkar secara menyeluruh.
“Kita akan lihat lagi semua tentang damkar itu, kalau memang armada kurang mungkin kami bisa tambah, tapi perlu petugas yang selalu sigap, jangan ada kebakaran kita cari lagi petugasnya,”tegas Bupati.
Bupati menambahkan, bencana non alam atau kebakaran yang sering terjadi ini tidak bisa diprediksi, kapan saja ada kelalaian dan kecelakaan bisa terjadi. Untuk itu, memang dibutuhkan personel yang selalu sigap setiap saat, sehingga tidak terkesan ada keterlambatan setiap kali ada kebakaran terjadi.
“Evaluasi ini dilakukan menyeluruh agar ada kesiapan dari personil dan juga armada yang ada untuk bisa menindak lanjuti apabila ada bencana kebakaran disatu tempat,”bebernya. (jo/tri)
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…