

Patroli Gabungan TNI / Polri yang dilakukan di Kota Wamena pada malam hari. ( FOTO: Denny/ Cepos)
TNI/ Polri Pertebal Patroli di Kota Wamena dan sekitarnya
WAMENA- Polres Jayawijaya melarang peringatan atau perayaan dalam bentuk apapun terkait dengan setahun tragedi kerusuhan Wamena, 23 September 2019 lalu. Karena itu, aparat kepolisian akan mengambil tindakan untuk membubarkan segala bentuk perayaan apapun itu.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen menegaskan tak boleh ada perayaan apapun pada peringatan setahun kerusuhan Wamena, yang bisa mengumpulkan massa. Sebab, kepolisian akan membubarkan, jika ada kegiatan tambahan atau gerakan tambahan.
“Aktifitas masyarakat berjalan seperti biasa, jangan membuat acara -acara yang memancing -memancing atau membuat gerakan tambahan tetap akan ditindak sesuai prosedur SOP Kepolisian. Tindakan kepolisian berupa pembubaran, jika ada yang ingin membuat acara -acara yang mengumpulkan masa.”tegasnya kepada Cenderawasih Pos melalui selulernya, Rabu (23/9) kemarin
Ia menyatakan jika pihaknya telah mengantisipasi hal-hal tersebut sejak 2 hari sebelumnya dengan mempertebal personel patroli keliling kota Wamena. Artinya jajaran TNI/ Polri melakukan patroli dengan Skala Pleton dengan kekuatan penuh untuk memantau Kota Wamena dan pusat-pusat keramaian masyarakat.
“Kami juga memploting personel di beberapa pintu masuk ke Kota Wamena sambil melakukan patroli untuk mengantisipasi hal -hal yang tidak diinginkan terjadi di Kota Wamena, kami ingin menciptakan Kota Wamena yang aman dan aktifitas masyarakat bisa berjalan normal,”beber Kapolres.
Rumaropen juga memastikan patroli gabungan TNI/Polri yang dilakukan ini untuk mengantisipasi berbagai perkembangan ganguan situasi kamtibmas baik ituberskala kecil atau besar itu Pores menurunkan kekuatan 130 personel yang terbagi dari 100 personel dari Polres, 30 personel dari Brigade Mobil (Brimob), sementara personel dari TNI dalam hal ini Kodim 1702/ Jayawijaya ada 60 personel yang diturunkan.
“Ini sudah 3 hari melakukan patroli gabungan agar kita bisa pastikan keamanan di kota Wamena berjalan baik, dan mempertahankan situasi yang telah aman ini, tetapi juga sekaligus sosialisasi terhadap penggunan masker dan protokol kesehatan dengan melakukan imbauan di setiap titik yang dilewati,”bebernya. (jo/tri)
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…