Categories: PEGUNUNGAN

Bupati Banua: Tidak Ada Pilih Kasih dalam Pengurusan KTP dan KK di Dukcapil

WAMENA—Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua SE, MSi melakukan Inspeksi Menddak (Sidak)  ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Kamis, (23/6), kemarin.   

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua. SE, MSi menyatakan, dari Sidak yang dilakukan itu, sebenarnya antusias warga untuk mengurus E-KTP dan Kartu Keluarga (KK) terjadi pada waktu tertentu saja.

“Selama ini orang jarang mau buat E-KTP dan KK , nanti pada saat mau dibutuhkan baru semua mengantri di Dukcapil,”ungkapnya, Kamis (23/6) kemarin.

Dungkapkan, saat ini Dukcapil mempunyai program baru yang dibangun secara online dengan pusat, inilah yang membuat sedikit ada keterlambatan, sehingga ia minta kepada petugas di sana, kalau bisa foto dulu dan berikan surat keterangan, sambil menunggu kepenguran E-KTP atau KK selesai.

“Surat keterangan ini dikeluarkan agar anak -anak yang mau masuk sekolah atau lanjut kuliah bisa digunakan untuk mendaftar, sebab kalau kita foto dan langsung online ke pusat, waktunya memang tidak cukup,”jelas bupati.

Ia juga menagaskan, tidak ada pembatasan waktu dalam kepenguruan E-KTP dan KK di Dukcapil Kabupaten Jayawijaya, bahkan Bupati Banua juga meminta kepada dinas tersebut untuk membuka pelayanan hingga pukul 18.00 WIT.

“Saya minta pelayanan sampai pukul 18.00 atau jam 6 sore, supaya masyarakat kita bisa mendapat pelayanan yang baik karena KTP sangat penting buat masyarakat,” katanya.

Bupati Jhon mengklarifikasi bahwa tidak ada pembatasan waktu pelayanan maupun pilih kasih dalam pelayanan di kantor itu, sebab ia sendiri sudah melakukan pengecekan di sana, yang terjadi hanya banyaknya warga yang membuat KTP dan KK, itu pada saat dibutuhkan seperti tahun ajaran baru masuk sekolah dan kuliah.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

5 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

6 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

7 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

8 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago