

Para korban terbakarnya speedboat di Asmat saat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Agats, Rabu (22/12). (FOTO:Humas Polda)
JAYAPURA-Speedboat 85 PK yang membawa 6 penumpang terbakar di perairan Asmat, tepatnya di Kampung Wowi, Distrik Suator, Kabupaten Asmat Selasa (21/12) malam. Akibat kejadian tersebut, 1 penumpang bernama Tiem Halerohom hilang dan belum ditemukan hingga kini.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, dari kejadian tersebut, 3 orang yang dirawat di Puskesmas Binam mengalami luka bakar yang cukup serius sehingga akan dirujuk ke RSUD Agats guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Untuk korban yang belum ditemukan, Polres Asmat telah berkoordinasi dengan SAR Agats untuk bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban,” terang Kamal, Rabu (22/12)
Kamal menerangkan, dari keterangan motoris atau pengemudi speedboat bernama Paskali Kapo, saat itu speedboat yang ditumpangi 6 orang, sampai di Kampung Wowi kemudian bensin di dalam tengki habis.
Pengemudi berpindah ke belakang speedboat untuk mengambil bensin cadangan untuk di tuang ke dalam tangki, namun pada saat pengisian, bensin tersebut tumpah ke lantai. Kemudian motoris membersihkan BBM yang tumpah ke lantai tersebut.
“Setelah membersihkan sisa BBM yang tumpah, pengemudi kembali melanjutkan perjalanan dan tidak jauh dari kampung Wowi atau tempat pengisian BBM. Tiba-tiba mesin speedboat mengeluarkan percikan api dan langsung menyambar sisa BBM yang tumpah ke lantai speed boat. “Api langsung membesar yang mengakibatkan 1unit speedboat 85 PK terbakar,” tutur Kamal.
Lanjut Kamal, anggota yang mendapat laporan adanya kecelakaan tersebut langsung mendatangi lokasi bersama Danramil dan Kepala Distrik. Para korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Binam untuk mendapatkan perawatan.
Adapun nama korban yakni Ernes Orgenes Athab (29), Paskalis Kapo (18), (pengemudi), Ambrosius Wogan (46), Filemon Viak (41) dan Sarmelina Wamony (30). Sementara korban yang hilang yakni Tiem Halerohom. (fia/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…