

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri berbibcang-bincang dengan Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, SH., usai memimpin serah terima jabatan Kapolres Intan Jaya di Mapolda Papua, Jumat (21/10). (FOTO: Gamel/Cepos)
Maruli Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
JAYAPURA-Jabatan Kapolres Intan Jaya yang sebelumnya dijabat oleh AKBP. Mikranuddin Syahputra terhitung sejak Jumat (21/10) kemarin berganti.
Pejabat barunya adalah AKBP. Afrizal yang sejatinya bukan wajah baru melainkan sebelumnya sudah pernah bertugas di Intan Jaya. Pergantian ini dikarenakan pejabat sebelumnya harus memulihkan kondisi kesehatan.
Selain melakukan pergantian jabatan Kapolres Intan Jaya, dalam acara ini juga sekaligus mengumumkan soal kenaikan pangkat luar biasa kepada AKBP. Maruli Sumanjuntak yang menjabat sebagai Kabidlabfor Polda Papua menjadi Kombespol.
“Serah terima jabatan dalam satu organisasi merupakan bagian dari mekanisme dan dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan dan mengembangkan organisasi serta menyiapkan regenerasi agar semua tetap berkesinambungan,” jelas Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri saat memimpin proses serah terima jabatan di Aula Rastra Samara Polda Papua, Jumat (21/10) kemarin.
Di sini Kapolda Mathius Fakhiri berharap AKBP. Mikranuddin bisa segera pulih sedangkan AKBP Afrizal bisa segera beradaptasi. Kapolda juga mengingatkan ada agenda besar yang segera dilaksanakan adalah Pemilu tahun 2024 sehingga ia merasa yakin dengan menempatkan mantan Danyon Pelopor B Timika tersebut untuk menjabat sebagai Kapolres Intan Jaya.
Apalagi sebelumnya Afrizal dikatakan sudah pernah menjabat dan bertugas di Intan Jaya.
Intan Jaya kata Kapolda mendapat atensi tersendiri dari pimpinan Polri sehingga harus bisa dibuat nyaman. “Jangan ada riak – riak lagi dan situasi harus dibuat nyaman,” pintanya.
Sementara soal AKBP Maruli dikatakan tidak semua anggota Polri bisa mendapat kenaikan pangkat luar biasa, tapi berdasarkan sebuah catatan positif dan kerja keras hasil ini bisa diraih. Ini kata Fakhiri merupakan penghargaan dari negara atas kinerja yang dilakukan sebelumnya.
“Anda (Kombes Pol Maruli) telah memberikan sumbangsih, tenaga, pikiran dan dedikasi yang melampaui panggilan tugas sebagai seorang polisi. Kenaikan pangkat ini menjadi kebanggaan tersendiri dan menjadi kehormatan dalam meniti karir,” beber Kapolda.
Penghargaan ini kata Kapolda patut disyukuri dan tidak mudah. Kombes Pol Maruli sendiri harus meunggu selama 31 tahun. “Tapi untuk semua semoga bisa memantapkan rasa tanggung jawab dalam mengemban tugas,” tambahnya.
“Untuk pejabat baru di Intan Jaya saya yakin sudah mengetahui cara pendekatan sehingga bisa langsung membangun komunikasi dengan masyarakat. Sekali lagi kami minta jangan ada riak – riak,” tutupnya. (ade/nat)
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…