

Bupati Tolikara Willem Wandik menghadiri rapat Sinkronisasi RTRW Papua Tengah dan Papua Pegunungan di Timika, belum lama ini. (foto:Diskominfo Tolikara)
Pemkab Tolikara Dorong Perubahan untuk Wari, Douw, dan Egiam
TOLIKARA – Pemerintah Kabupaten Tolikara mendorong perubahan status sebagian wilayah Taman Nasional Mamberamo Foja (TNMF) menjadi kawasan produksi terbatas, guna membuka akses pembangunan di Distrik Wari/Taiyeve, Douw, dan Egiam.
Ketiga distrik ini menghadapi keterbatasan infrastruktur karena masuk dalam kawasan konservasi ketat. Padahal, masyarakat adat setempat telah lama menjaga alam secara kultural. Pembatasan hukum konservasi justru menghambat hak dasar mereka atas pendidikan, kesehatan, dan lahan hidup.
Menurut Dr. Imanuel Gurik, Asisten II Setda Tolikara, langkah ini bukan eksploitasi, tapi solusi adil yang memungkinkan pembangunan berkelanjutan, membuka konektivitas antarwilayah, serta mengaktifkan potensi pertanian, agroforestry, dan BUMDes.
Usulan ini disampaikan dalam rapat Sinkronisasi RTRW Papua Tengah dan Papua Pegunungan di Timika, dengan dukungan penuh dari Bupati Tolikara dan lintas provinsi. Perubahan zonasi diharapkan memperkuat peran masyarakat adat sebagai pelaku pembangunan, bukan sekadar objek konservasi.
Page: 1 2
Barang bukti ganja yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota…
Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…
Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…