Categories: PEGUNUNGAN

Anak Pedalaman Sulit ke Sekolah Karena Jarak yang Jauh

WAMENA — Yayasan Indonesia Cerdas mengakui, masih ada sejumlah anak usia sekolah di wilayah pedalaman Provinsi Papua yang sulit menjangkau sekolah karena jarak dari rumahnya ke sekolah sangat jauh, termasuk minimnya angkutan ataupun kendaraan lainnya yang bisa digunakan setiap hari.

Salah seorang guru Indonesia Cerdas yang ditempatkan pemerintah di Kabupaten Jayawijaya, Adrian menyatakan, rata-rata pemukiman warga berada di lereng gunung yang cukup jauh sehingga sulit dilalui kendaraan, ini berdampak terhadap anak -anak mereka ke sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Tantangan dari anak sekolah, jarak rumah mereka dengan sekolah sangat jauh karena tinggal mereka di lereng-lereng gunung, kalau musim hujan, mereka jarang datang ke sekolah karena akses kendaraan masuk ke pemukiman susah, hanya sampai jalan utama saja,” ungkapnya Sabtu (21/5), kemarin.

Ia menyatakan, tantangan lain seperti yang dihadapi di SD Wadlangku, Distrik Wadlangku, Kabupaten Jayawijaya, adalah murid kelas 1-2 tidak fasih berbahasa Indonesia.

“Kalau kelas 1 memang sama sekali belum bisa bahasa Indonesia, makanya Pemkab mengambil kebijakan merekrut guru lokal supaya bisa membantu menangani kendala ini dengan mengajar menggunakan bahasa daerah,” katanya.

Adrian mengaku, sebagai tenaga pengajar di sana, dirinya mendambakan dukungan fasilitas seperti buku-buku untuk mendukung upaya mereka membantu anak-anak di pedalaman Papua untuk proses belajar-mengajar.

Ardian yang merupakan salah satu dari 50 tenaga guru yang dikirim oleh Yayasan Indonesia Cerdas ke Kabupaten Jayawijaya telah mengabdi selama 7 tahun sehingga sudah sering melihat kendala yang terjadi dalam proses belajar mengajar di wilayah terpencil.

“Kami di Jayawijaya itu ada 50 orang yang sudah melayani selama tujuh tahun dari Tahun 2015 dan puji Tuhan, kami masih menjalin kerja sama dengan Pemkab Jayawijaya,”bebernya.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

7 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

7 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

8 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

8 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

9 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

9 hours ago