

Pembangunan Jamban sehat di salah satu Kampung yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah. (FOTO:Dok Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Tengah)
WAMENA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) Provinsi Papua Pegunungan berupaya mewujudkan setiap kampung di Kabupaten itu memiliki jamban sehat agar masyarakat tidak buang air besar (BAB) di sembarang tempat.
Sampai dengan bulan maret tahun 2024 ini, sudah 30 kampung telah dibangunkan jamban sehat. Targetnya pada tahun 2025 nanti seluruh kampung di Mamteng yang berjumlah 59 kampung harus mimiliki jamban sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamteng, Dotius Doga S.KM mengatakan program jamban sehat ini dimulai sejah tahun 2019 lalu melalui kerja sama Kemenkes RI dengan bantuan Rp 100 juta setiap kampung dari Kementerian.
“Kami dari Dinas bantu di bidang Kesmas turun ke tiap kampung untuk bangun jamban sehat bagi masyarakat agar tidak lagi BAB di sembarang tempat,” ungkapnya di Wamena, Kamis (21/3).
Menurutnya, masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan jamban dimaksud, dimana masyarakat sediahkan bahan local dan Dinkes belanja bahan tokoh. Bahkan Sebagian kayu dan lain – lain masyarakat siapkan.
“ Lalu yang tidak ada di kampung itu seperti pasir, semen, seng, Closet itu dibeli dari dana itu, Jadi ada partisipasi masyarakat dalam pembangunan jambat sehat tersebut,” kata Kandinkes.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…