Categories: PEGUNUNGAN

Pengojek OAP Tolak Pembagian 80:20

Mereka Minta Pengojek di Wamena 100 Persen OAP

WAMENA–Sejumlah pengojek Orang Asli Papua (OAP) menggelar demo di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Rabu, (21/6), kemarin.

Mereka menolak pembagian 80 persen OAP dan 20 persen non OAP yang dikeluarkan oleh  Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya. Mereka  minta agar pengojek 100 persen OAP.

Koordinator aksi demo, Jol Kobak mengatakan, tujuan mereka datang ke Kantor Dinas Perhubungan Darat hanya satu, yakni sesuai Undang–undang Otsus yang memberi ruang khusus bagi OAP untuk mencari makan di atas tanahnya sendiri.

“Kita dari pengojek yang ada di Wamena meminta lapangan pekerjaan ini diberikan bagi OAP, memang ada aturan lain, namun kita ada Undang –undang Otsus, sehingga khusus untuk ojek di Kota Wamena, harus putra daerah,”ungkapnya, Rabu (21/6) kemarin.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Yudha Dafarius Dabi S.Sos menyatakan, undangan yang dikeluarkan itu kepada koordinator setiap pangkalan ojek, namun yang terjadi bukan koordinator yang datang, tapi semua pengojek hadir. 

Dikatakan, undang –undang Otsus itu ada aturan 80:20 untuk lapangan pekerjaan ini.“Namun dari massa pendemo menolak keras dan hanya menginginkan 100 persen yang melakukan akstivitas ojek adalah OAP, apa yang disampaikan itu, kami juga tidak bisa ambil satu keputusan, sebab kami juga punya atasan, yang harus menyampaikan ini adalah Bupati Jayawijaya  selaku pimpinan daerah,”jelasnya.

Ia juga mengaku, undangan yang dikeluarkan Dishub itu terkait pembangian 80 untuk OAP dan 20 untuk non OAP, dan ini surat keenam kalinya diberikan  sejak 6 Maret lalu.

“Apa yang sudah disampaikan itu kami terima dan akan dilanjutkan kepada atasan kami yakni Bupati Jayawijaya,”tutupnya. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENAOAP

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago